Bacaini.ID, KEDIRI – Jangan dikira hanya manusia yang bisa berlaku kejam soal percintaan.
Dunia hewan atau fauna ternyata punya kekejamannya sendiri dan bahkan termasuk dalam urusan perkembangbiakan.
Pada sebagian besar hewan, ritual berkembang biak hanyalah urusan melanggengkan spesies.
Tak ada urusan dengan prokreasi ala manusia yang lebih mengutamakan kenikmatan.
Berikut beberapa hewan yang cara kawinnya bikin merinding bulu kuduk.
Lebah Madu
Dikutip dari Ripley’s, selama musim semi atau cuaca cerah, ratu lebah muda terbang di tengah kumpulan lebah jantan yang disebut drone.
Perkawinan lebah hanya terjadi satu kali seumur hidup mereka. Ratu lebah akan terbang tinggi sementara para lebah jantan berlomba mengejar dan mengawininya.
Jangan membayangkan adegan mesra bercinta di udara. Tidak sama sekali!
Ketika lebah jantan berhasil kawin dengan ratu lebah di udara, organ reproduksinya meledak dan robek, melepaskan sperma dan sebagian testisnya masuk ke dalam organ sang ratu.
Menurut penelitian, hal ini kemungkin berfungsi sebagai penghalang untuk mencegah masuknya pejantan lain.
Setelah proses kawin yang dramatis ini, lebah jantan jatuh ke tanah dan mati.
Laba-laba
Beberapa jenis laba-laba memiliki ritual kawin yang cukup seram. Salah satunya jenis Autumn Spider, Laba-laba musim gugur.
Laba-laba jantan akan memberi hadiah pada betina incarannya agar mau diajak berkembang biak. Semacam lamaran mungkin di dunia manusia.
“Hantarannya” ga main-main, serangga mati yang sudah dia “kafani” dengan benang sutranya.
Terkadang, hantaran ini adalah sesama laba-laba jantan yang jadi saingannya!
Jika hantaran ini membuat laba-laba betina senang, maka mereka akan melakukan ritual berkembang biak 10 kali lebih lama dari biasanya.
Anglerfish
Ikan laut dalam bermuka seram ini memiliki kehidupan seksual yang juga menyeramkan.
Hidup di laut dalam dengan lingkungan yang keras, membuat spesies ini memiliki cara berkembang biak yang tak biasa.
Definisi “cinta menyatukan dua insan berbeda” benar-benar terjadi secara harfiah.
Proses perkawinan jantan dan betina adalah dengan cara menyatu seumur hidup mereka.
Diawali dengan anglerfish jantan menggigit bagian tubuh betina. Gigitan itu akan terus mendekatkan mereka secara fisik hingga kulit mereka bersatu.
Menyatunya kulit tubuh diiringi dengan pembuluh darah yang juga menjadi satu. Hal ini membuat anglerfish jantan menjadi seperti parasit bagi betinanya.
Dua ikan lain jenis ini terus mempererat penyatuan mereka hingga saat jantan mati.
Jasadnya telah menyatu dengan tubuh betina dan hanya menyisakan bagian kelamin yang tetap akan memroduksi sperma untuk menyediakan benih kapanpun si betina siap bereproduksi.
Sebuah proses perkembangbiakan yang seperti tak masuk akal namun nyata.
Belalang Sembah
Belalang sembah betina terkenal suka menyerang dan melakukan kanibalisasi terhadap pasangannya selama atau setelah melakukan hubungan seksual.
Namun rupanya studi terbaru mengatakan bahwa perkawinan belakang sembah lebih mirip pertarungan hidup dan mati.
Artinya, bukan hanya belalang betina yang “jahat”. Belalang jantan pun menyerang, bertarung dan mencoba mengalahkan betinanya sebelum proses perkembangbiakan terjadi.
Dikutip dari New Scientist, sebelum kawin, dua jantan dan betina belalang sembah bertarung selama kurang lebih 12 jam!
Hasil pertarungan ini akan menentukan nasib terutama pada pejantannya. Jika jantan yang menang, dia akan aman selama perkawinan terjadi.
Namun jika kalah, kemungkinan besar belalang jantan ini akan menjadi santapan betinanya selama atau setelah proses perkawinan terjadi.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif