Bacaini.ID, JEMBER – Lonjakan wisatawan selama libur Lebaran terasa di kawasan Papuma dan Watu Ulo, Jember. Selain tiket terintegrasi yang memudahkan akses, kombinasi kuliner ramah kantong dan agenda budaya lokal jadi magnet baru bagi pelancong.
Kebijakan tiket terintegrasi di dua destinasi unggulan Jember yakni Pantai Papuma dan Watu Ulo mulai menunjukkan dampak nyata. Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) mencatat peningkatan signifikan jumlah kunjungan sejak awal masa libur panjang Lebaran.
Kepala Disporabudpar Jember, Bobby Arie Sandy, menyebut tren kenaikan terlihat konsisten dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data internal, jumlah wisatawan yang datang terus bertambah sejak 21 Maret 2026.
Pada hari tersebut, kunjungan tercatat sebanyak 1.079 orang hingga sore. Angka itu melonjak menjadi 3.742 wisatawan keesokan harinya, lalu kembali naik tajam pada 23 Maret dengan total lebih dari 6.100 pengunjung.
“Grafiknya naik cukup tajam dalam tiga hari terakhir,” kata Bobby Rabu (25/3/2026)
Menurutnya, tarif tiket sebesar Rp12.500 untuk dua lokasi sekaligus menjadi salah satu faktor pendorong. Skema ini dinilai memudahkan wisatawan menikmati dua destinasi dalam satu perjalanan tanpa biaya tambahan yang memberatkan.
Tak hanya itu, Disporabudpar juga menyiapkan daya tarik lain untuk menjaga momentum kunjungan. Salah satunya melalui gelaran Festival Pegon yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret mendatang.
Festival tersebut akan melibatkan masyarakat Kecamatan Ambulu dan desa sekitar. Arak-arakan pegon direncanakan berangkat dari Balai Desa Sumberrejo menuju kawasan Watu Ulo, disertai beragam pertunjukan seni tradisional.
“Ini upaya kami menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya alam, tapi juga budaya,” ujar Bobby.
Di sisi lain, pembenahan sektor kuliner juga menjadi perhatian. Pengelola bersama pelaku UMKM setempat mulai menerapkan sistem harga yang lebih terbuka untuk menghindari keluhan wisatawan.
Kini, pengunjung bisa menemukan paket makan dengan harga terjangkau, mulai Rp40 ribu per orang hingga paket keluarga Rp180 ribu untuk empat orang.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan rasa nyaman sekaligus memperpanjang lama tinggal wisatawan di kawasan tersebut.
Pihaknya juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang terlibat dalam pengelolaan wisata selama libur Lebaran. Ia juga mengingatkan pengunjung untuk tetap mematuhi aturan keselamatan selama berada di lokasi wisata.
“Keselamatan tetap jadi prioritas. Ikuti arahan petugas agar liburan tetap aman dan nyaman,” pungkasnya.(meg/ADV)





