• Login
Bacaini.id
Thursday, February 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kunjungi Lokasi Banjir Bupati Jombang Diteriaki Warga

ditulis oleh
13 January 2021 18:27
Durasi baca: 2 menit
Evakuasi korban banjir di Jombang (Foto : bacaini.id /Syailendra)

Evakuasi korban banjir di Jombang (Foto : bacaini.id /Syailendra)

JOMBANG – Kunjungan Bupati Jombang Mundjidah Wahab ke kawasan banjir di Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Jombang diwarnai aksi  protes  warga. Mereka mengeluhkan lambannya penanganan banjir yang sudah hampir dua minggu merendam rumah warga.

Dengan nada emosi para korban banjir ini marah hingga teriak dan memaki bupati bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Sejumlah aparat langsung mengamankan warga untuk menjauh dari lokasi kunjungan bupati.

Kunjungan ini baru dilakukan pertama kali oleh Bupati Jombang ke lokasi banjir. Didampingi sejumlah unsur pimpinan daerah dan ketua Badan Penanganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang.

baca ini : Ratusan Rumah di Jombang Terendam Banjir

“Ini sudah memasuki hari ke 13 air tidak kunjung surut bahkan cenderung bertambah saat hujan turun,” ujar Siti Fatimah kepada Bacaini.id, Rabu, 13 Januari 2021.

Menurut Fatimah pemerintah lamban melakukan penanganan banjir yang sudah melanda rutin setiap tahun ini. Apalagi di tahun ini, kondisi banjir lebih parah dan menyengsarakan warga. Tercatata saat ini ada sekitar 300 rumah terendam banjir dengan ketinggian antara 15 hingga 25 centimeter di dalam rumah.

baca ini Ponari Dukun Cilik Jombang Kini Punya Anak

Fatimah mengaku  saat ini air masih belum surut meskipun sudah hampir dua minggu mengenangi pemukiman. Dampaknya  warga terus mengalami kesulitan untuk beraktivitas. Pasalnya  banjir telah melanda selama lebih dari 10 hari. Sejumlah warga terpaksa di ungsikan ke lokasi aman saat hujan turun dan air kembali meninggi.   

Selain merendam pekarangan dan pemukiman banjir langganan yang disebabkan luapan Sungai Avur Ngotok, ring kanal yang melintasi desa tersebut juga merendam hektaran lahan pertanian. seluruh aktifitas warga terganggu. Banjir juga sudah merusak kawasan pertanian yang menjadi sumber penghasilan warga di kawasan perbatasan dengan Mojokerto tersebut.

baca ini : Banjir Kota Kediri Diduga Akibat Endapan Gorong-Gorong

Sementara itu menanggapi hal tersebut Bupati Munjidah mengaku sudah berupaya maksimal membantu warga mengatasi banjir di Desa Jombok ini. Namun hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Jombang  belum bisa berbuat banyak karena sumber utama penyebab banjir dari sungai avur yang menjadi wewenang BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Brantas. “Kita terus melakukan koordinasi dengan BBWF Brantas agar dilakukan langkah  langkah supaya  banjir tidak selalu terulang,” ujarnya di sela melakukan pemantauan kondisi banjir.  

Bupati menambahkan pemerintah telah melakukan banyak langkah meringankan beban warga yang dilanda banjir. Mulai pendirian dapur umum, bantuan makanan serta air bersih hingga kesiap siagaan tim kesehatan di lokasi.

Penulis : Syailendra
Editor : Karebet

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Bajir JOmbangbanjir bandang
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi agen KGB dan GRU beroperasi di Indonesia era Orde Baru dengan latar gedung pemerintahan dan militer

Sepak Terjang Agen Soviet di Orde Baru: KGB Menyusup ke Militer hingga MPR

Presiden Prabowo Subianto menerima permohonan audiensi dari lima pengusaha nasional di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Selasa malam, 10 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Ini Pembahasan Presiden Prabowo dengan Konglomerat Kakap

UNICEF

BEM UGM Surati UNICEF Usai Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT

  • Suasana sidang di Pengadilan Negeri Sleman saat majelis hakim membacakan vonis 8–10 tahun penjara kepada tujuh terdakwa kasus pengeroyokan terduga klitih

    Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In