Bacaini.id, BANGKALAN – Banyak sekolah negeri di Kabupaten Bangkalan mengalami kekosongan pejabat kepala sekolah definitif. Dari 676 sekolah mulai TK, SD dan SMP Negeri ada 261 sekolah dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
Kabid Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Bangkalan, Moh. Toha merinci sekolah negeri di Kabupaten Bangkalan yang belum memiliki kepala sekolah definitif diantaranya dua TK, 244 SD dan 15 SMP.
“Data terbaru bulan Agustus 2023, ada 261 sekolah yang belum memiliki kepala sekolah definitif,” kata Toha kepada Bacaini.id, Senin 7 Agustus 2023.
Menurutnya, penyebab minimnya sumber daya manusia yang memenuhi persyaratan kepala sekolah menjadi faktor utama kekosongan ratusan lembaga dibawah naungannya. Khususnya syarat memiliki sertifikat guru penggerak dan uji calon kepala sekolah.
Jika mengacu pada persyaratan khusus tersebut, banyak kesulitan yang terjadi dilapangan. Oleh sebab itu, pihaknya akan menyiasati dengan menugaskan guru sebagai kepala sekolah. Hal itu mengacu pada Permendikbud Ristek nomor 40 tahun 2021.
“Atas dasar itu kami bisa menugaskan guru sebagai kepala sekolah dengan masa jabatan satu periode atau empat tahun. Jadi nanti bukan diisi Plt lagi,” terangnya.
Dalam aturan tersebut, Toha menjelaskan, untuk menugaskan guru menjadi kepala sekolah tidak perlu memenuhi syarat khusus di atas, melainkan cukup memenuhi syarat, seperti Aparatur Sipil Negara (ASN) setara golongan III B, masa kerja 8 tahun dan memiliki sertifikat pendidik.
“Jika ingin melanjutkan menjadi kepala sekolah, maka tahun berikutnya harus bisa memenuhi syarat khusus, guru penggerak dan uji calon kepala sekolah,” imbuhnya.
Sementara Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nur Hasan mendorong Dinas Pendidikan Bangkalan untuk segera mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah definitif. Dengan begitu pengelolaan pendidikan dapat berjalan lebih baik.
“Disdik harus serius, kalau dijabat Plt sampai ratusan sekolah memalukan. Kami minta segera ditindaklanjuti,” pinta Nur Hasan.
Penulis: Rusdi
Editor: Novira