• Login
Bacaini.id
Friday, May 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Khofifah Menyebut Banjir Jombang Karena Sampah Dari Gunung

ditulis oleh
6 February 2021 18:13
Durasi baca: 2 menit

JOMBANG – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa menyebut banjir yang melanda Kabupaten Jombang dan sejumlah wilayah di Jawa Timur disebabkan sampah dan material pegunungan. Akibatnya banyak pintu air (dam) di sungai yang tersumbat sehingga air meluber dan menggenangi jalan serta pemukiman warga.

“Salah satu penyebanya adalah sampah yang membawa matrial matrial dari gunung dan kita agak lenggah untuk membersihkan,” ujar Khofifah kepada bacaini.id saat berkunjung di Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang untuk melihat sejumlah korban banjir di daerah tersebut, Sabtu, 6 Februari 2022.

Menurut Khofifah sampah yang tampak jelas  adalah sampah yang terbawa aliran sungai besar seperti sampah pohon bambu (barongan) dan sampah dari pegunungan.

baca ini : Tanggul Sungai Konto Jebol Jalur Nasional Surabaya Madiun Terendam Banjir

Dia juga menyebut, sebelum banjir melanda kawasan Kecamatan Bandarkedungmulyo sejumlah kawasan yang terdampak bencana seperti di Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Jombang juga banyak ditemukan sampah dan matrial pegunungan. Sampah  tersebut diketahui tersangkut jembatan yang biasa digunakan warga untuk beraktifitas dan melakukan transaksi ekonomi.

Tidak hanya di Jombang, di Kepulungan Gempol, Pasuruan hal itu juga terjadi. “Di Gempol Pasuruhan kasusnya juga sama yakni sampah yang terbawa air,” katanya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang Khofifah mengajak kepala desa, lurah dan camat untuk lebih rutin melaukan menjaga kebersihan sungai. Termasuk relawan relawan yang peduli dengan kebersihan sungai untuk kembali melakukan aksi bersih bersih.

“Kita harus merevitalisasi kembali bahwa hari ini salah satu penyebabnya adalah sampah yang membawa matrial matrial dari gunung terutama,” akunya.

baca ini : Tanggul Belum Diperbaiki Perum Kwadungan Persada Permai Banjir

Khofifah juga menyebut, dalam hal ini pemerintah berencana akan kembali menguatkan program bersih bersih sungai dengan melibatkan seluruh masyarakat, relawan dan unsur pemerintah. Tak hanya itu, relawan pecinta sungai juga diminta untuk terus mengkampanyekan pentingnya tidak membuang sampah dan menjaga kebersihan sungai agar tidak terjadi banjir atau bencana serupa.

Selain sampah pemerintah juga melihat perlunya dilakukan penghijauan di sejumlah pegunungan di Jawa Timur. Pemerintah akan melakukan kegiatan tabur benih melalui udara yang sudah dilakukan sejumlah Negara.

Tabur bernih akan diharapkan bisa membantu penguatan penyimpanan air di kawasan yang sudah mulai berkurang pepohonannya. “Dulu kita pernah melakukan aeroseeding (menabur benih udara) diatas kelud,  arjuna dan welirang,” katanya.

Terakhir Khofifah menyebut ada kebutuhan untuk melakukan renovasi cek dam di sepanjang aliran sungai Konto. Seperti di pembuangan aliran gunung kelud ada beberapa cek dam yang harus di renovasi pasca erupsi tahun 2014 kemarin. Setelah cek dam kemudian tanggul rolak 70 yang ada di Gudo Jombang. “Ini yang akan kita dilakukan untuk mengurangi kelebihan air yang masuk ke daerah sini,”  pungkasnya.

Penulis : Syailendra
Editor : Karebet

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Banjir di jombangBerita banjir di jatimkabar jombangKhofifah
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Musisi Indonesia sukses menembus industri musik dunia

Musisi Indonesia Go Internasional: NIKI, Rich Brian dan no na Guncang Musik Global

Ilustrasi hantu pocong dalam suasana malam di perkampungan Indonesia

Asal Usul Hantu Pocong di Indonesia: Produk Sinkretisme Nusantara

Olahan kambing bakar kecap ala Devina Hermawan dengan bumbu rempah dan irisan cabai merah

Resep Kambing Bakar Kecap ala Devina Hermawan, Tak Serepot Bakar Sate

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In