• Login
Bacaini.id
Saturday, June 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Keripik Tempe Kediri Tembus Pasar Dunia

ditulis oleh
28 October 2021 19:10
Durasi baca: 2 menit

Bacaini.id, KEDIRI – Siapa sangka keripik tempe yang sudah dikenal di Indonesia dapat merambah ke mancanegara melalui tangan telaten pemuda Kota Kediri, Billy Bachtiar. Melihat peluang kudapan keripik tempe “Pakuaty” miliknya mampu menembus ekspor, kini produknya telah terjual hingga Amerika. Ia pun telah bekerjasama dengan ekspedisi logistik untuk pengiriman luar negeri.

“Saya sudah menjalani ekspor ini sejak tahun 2017, sering mengikuti pameran dan melihat peluang ekspor. Untuk pengiriman di Amerika, produk yang dikirim mencapai 2.000 bungkus tiap periode kirim,” ujar pemilik keripik tempe Pakuaty, Billy Bachtiar, Kamis, 28 Oktober 2021.

Keripik tempe ini dikemas dengan eksklusif, serta dilengkapi sertifikasi Halal MUI, SNI, dan sertifikasi internasional untuk meningkatkan nilai jual produknya. Di luar negeri, tempe dinilai sebagai bahan pangan yang berkualitas baik, dan harganya mahal.

“Tempe ini di sana termasuk kategori super food, akan sangat potensial jika dipasarkan ke luar negeri,” tambah Billy.

Saat pandemi, penjualan keripik tempe miliknya cukup terkendala pengiriman. Ia berharap kondisi ini segera pulih dan dapat dilonggarkan.

“Saat ini pasokan ke Amerika masih terhenti terlebih dahulu. Saya optimalkan penjualan di Indonesia melalui online dan offline. Selain itu, saat ini juga sedang melakukan negosiasi pemasaran di Jerman dan Timur Tengah,” jelasnya.

Billy juga senang mendapat kesempatan memasarkan produknya di swalayan berjejaring di Kota Kediri melalui program PUSAKA. Kegiatan ini cukup mendukung keberlangsungan usahanya selama pandemi.

Dengan produksi yang terbilang Industri Kecil Menengah (IKM), Billy ingin menyampaikan pesan pada pelaku usaha di Kota Kediri bahwa semua memiliki kesempatan untuk menembus pasar dunia. Ia pun tak segan untuk berbagi dan saling bantu tentang pengetahuan ekspor.

“Banyak yang beranggapan bisa ekspor harus dibarengi dengan produksi yang gede. Usaha ini yang masih memiliki kapasitas produksi dan omset yang tidak seheboh yang dipikirkan orang juga bisa ekspor, maka teman-teman yang lain juga bisa begitu. Kita bisa bersama-sama membawa nama Kota Kediri ke pasar ekspor,” harapnya.

Ia juga berharap, adanya dukungan lebih dari Pemkot Kediri untuk mendampingi para pelaku UMKM terutama terkait perijinan lokasi produksi. Menurutnya, hal ini akan meningkatkan potensi UMKM Kota Kediri berani ekspor.

Sementara itu, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar salut atas kegigihan para pelaku UMKM Kota Kediri yang terus berinovasi dan meningkatkan pemasaran meskipun di tengah kondisi pandemi.

“Saya sangat mengapresiasi atas kegigihan para pelaku UMKM termasuk Mas Billy yang mampu menembus pasar ekspor. Ke depannya, Pemkot Kediri juga tengah mempersiapkan eksportir-eksportir baru dari pelaku UMKM Kota Kediri untuk mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Mas Abu.

Ia juga mengingatkan, kualitas dan keberlanjutan produksi juga mempengaruhi minat beli pasar terhadap produk tersebut.(*)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi seseorang menikmati waktu menyendiri sambil membaca buku sebagai gambaran hubungan kecerdasan dan interaksi sosial

Benarkah Orang Cerdas Lebih Suka Menyendiri dan Tak Butuh Teman? Ini Faktanya

konten kreator membuat konten media sosial dengan ikon Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai syarat legalitas usaha digital mulai 2026

Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB, Ini Untungnya

tradisi gotong royong masyarakat Indonesia berupa jimpitan di Jawa, marsialapari suku Batak, dan mapalus suku Minahasa sebagai bentuk solidaritas sosial komunal

Tradisi Gotong Royong Nusantara: Jimpitan, Julu-Julu, Mapalus yang Masih Bertahan

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In