Bacaini.id, TRENGGALEK – Jembatan penghubung Dusun Krajan dan Dusun Winong, Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek putus total. Akibatnya sekitar 3.200 jiwa terancam terisolir.
Sebelumnya, hujan deras yang terjadi di Kabupaten Trenggalek mengakibatkann bencana bajir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Seperti di Desa Sawahan, air di bantaran sungai yang mengalir deras membuat jembatan putus total.
Perangkat Desa Sawahan, Sigit Waluyo mengatakan bahwa jembatan tersebut merupakan satu-satunya penghubung antar dusun.
“Karena jembatan putus totak, ada sekitar 3.200 jiwa terancam terisolir. Karena tidak ada jalur lain untuk beraktivitas keluar dari dusun,” kata Sigit kepada Bacaini.id, Jumat, 4 November 2022.
Menurutnya, sebelum putus total jembatan tersebut sudah mengalami keretakan akibat diterjang banjir. Hingga akhirnya putus total diterjang derasnya aliran arus sungai saat hujan deras semalam, Kamis, 3 November 2022.
“Sekitar pukul 22.00 WIB jembatan ini putus, akhirnya warga gotong royong membangun jembatan darurat dari bambu,” terangnya.
Sigit mengungkapkan bahwa jembatan yang hilang tersapu arus cukup panjang, sehingga dibuatlah jembatan darurat. Jembatan ini nantinya hanya dapat digunakan untuk pejalan kaki.
“Paling tidak warga bisa kembali dapat beraktivitas,’ imbuhnya.
Lebih lanjut, Sigit menyebutkan ada sembilan RT yang terdampak jembatan putus. Selain jembatan, longsor juga terjadi di dua titik yang mengakibatkan tembok penahan jalan di RT 12 dan RT 13 jebol.
“Di titik ini material longsor menutup badan jalan,” pungkasnya.
Penulis: Aby
Editor: Novira





