• Login
Bacaini.id
Sunday, February 1, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Jalan Terjal Sang Patriot: Ketika Perubahan Menghadapi Tembok Kekuasaan

ditulis oleh Redaksi
29 August 2025 16:29
Durasi baca: 2 menit
Ilustrasi clean governance

Ilustrasi clean governance

Bacaini.ID, JAKARTA – Ketika seorang pemimpin baru naik ke tampuk kekuasaan dengan janji perubahan ekstrem, secercah harapan membuncah di tengah masyarakat. Visi tentang negara yang bersih, adil, dan sejahtera seolah berada di depan mata.

Namun, jalan untuk mewujudkan visi tersebut sering kali jauh lebih terjal dan berbahaya dari yang dibayangkan. Bukan hanya melawan kebijakan lama, tetapi juga sebuah ekosistem mapan yang diuntungkan oleh sistem yang korup.

Perlawanan pertama dan paling kuat datang dari oligarki yang berkuasa. Kelompok ini, yang telah lama menikmati privilese ekonomi dan politik, melihat setiap langkah reformasi sebagai ancaman langsung terhadap eksistensi mereka. Mereka akan menggunakan segala pengaruh, mulai media, kekuatan finansial, dan jaringan politik untuk menggagalkan kebijakan yang merugikan kepentingannya.

Di level birokrasi, perlawanan muncul dari pejabat korup yang anggarannya dipangkas. Tantangan menjadi lebih tajam ketika menyangkut pejabat dan penegak hukum yang menolak diganti atau dirotasi.

Posisi-posisi strategis ini sering kali menjadi “lahan basah” tempat mereka membangun jaringan korupsi. Ketika terancam dipindahkan, mereka tidak segan melakukan provokasi dan sabotase, membocorkan informasi rahasia yang sudah dipelintir untuk merusak citra pemerintah, atau sengaja menciptakan masalah di lapangan agar pemimpin baru terlihat tidak kompeten.

Dari dunia bayangan, muncul perlawanan dari pengusaha hitam yang bisnisnya bergantung pada kerusakan lingkungan dan pengerukan sumber daya alam ilegal. Bersama bandar narkotika, mereka adalah kekuatan finansial besar yang mampu “membeli” oknum penegak hukum korup.

Di mata mereka, pemimpin yang bersih adalah malapetaka. Jaringan gelap ini akan melawan dengan cara apa pun, termasuk kekerasan dan intimidasi, karena reformasi hukum mengancam seluruh model bisnis ilegal mereka. Tuan mereka adalah uang, kelompoknya dan dirinya sendiri.

Tantangan juga datang dari dalam institusi negara itu sendiri. Beberapa institusi bisa menjadi terlalu kuat (powerfull), bertindak seolah-olah mereka adalah negara di dalam negara, menolak pengawasan dan perubahan. Di sisi lain, oknum aparat yang represif dan kasar merasa terancam ketika reformasi menuntut profesionalisme dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Pada akhirnya, pemimpin baru tersebut tidak sedang melawan individu, melainkan sebuah sistem yang saling terkait dan menguatkan. Setiap entitas yang terancam, dari oligarki, pejabat yang menolak mutasi, hingga aparat korup, membentuk koalisi tak terucap untuk mempertahankan status quo.

Tanpa dukungan publik yang solid dan keberanian luar biasa, niat paling mulia untuk perubahan pun dapat dengan mudah dipatahkan oleh tembok kekuasaan lama yang kokoh yang sudah menikmati kekuasaan dan mengukur segalanya dengan uang.

Penulis : Danny Wibisono*
*)Kepala Litbang Bacaini.ID

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kekuasaankorupsi
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Momen Mbak Wali Tebar Kebahagiaan di PAUD Thoyyiba

Gus Qowim Apresiasi Perkembangan KSPPS BMT NU Kota Kediri

Pemasangan erection girder proyek Tol Kediri–Tulungagung di Jalan Suparjan Mangun Wijaya Kota Kediri

Pemasangan Erection Girder Tol Kediri–Tulungagung Tutup Jalan Suparjan Mangun Wijaya

  • Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

    KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banjir dan Longsor Terjang Watulimo Trenggalek, Jalan Raya Bandung–Prigi Putus Total

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In