Bacaini.ID, TRENGGALEK – Material longsor dan batu besar yang menutup Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo di KM 16, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, berhasil dibersihkan Kamis (5/3/2026).
Saat ini petugas gabungan masih melakukan perapian sebelum jalur tersebut benar-benar dinyatakan aman dan siap dilalui kendaraan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, mengatakan proses evakuasi material longsoran utama berhasil dilakukan sekitar pukul 12.46 WIB.
Batu-batu besar yang sebelumnya menutup seluruh badan jalan berhasil diratakan.
“Material longsoran batu yang dua sampai tiga hari lalu menumpuk di lokasi tersebut saat ini sudah bisa kita ratakan bersama tim gabungan. Namun masih perlu dilakukan perapian agar kondisi jalan benar-benar aman dilalui,” ujar Triadi Kamis (5/3/2026).
Baca Juga:
- Jalur Utama Trenggalek-Ponorogo Lumpuh, Tertutup Longsor dan Batu Raksasa
- Target 2 Hari, Jalur Trenggalek-Ponorogo di KM 16 Bisa Kembali Diakses Usai Longsor
- Bahaya! Evakuasi Material Longsor Jalur Trenggalek-Ponorogo Tak Bisa Serta Merta, Tebing Masih Labil
Longsor di KM 16, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu diketahui sempat melumpuhkan jalan nasional Trenggalek-Ponorogo. Batu besar yang jatuh dari tebing menutup seluruh badan jalan sehingga memutus akses transportasi antar daerah.
Dalam proses pembersihan material longsor tim gabungan mengerahkan dua jenis alat berat. Alat berat jenis breaker digunakan untuk memecah bongkahan batu besar, sementara ekskavator mengangkat pecahan batu untuk dipindahkan dari lokasi kejadian.
Meski proses pembersihan berjalan relatif lumayan cepat, petugas masih melakukan pemantauan di sekitar tebing yang berada di atas tanggul penyangga jalan.
Beberapa material di bagian atas tebing dinilai masih berpotensi longsor dan dapat kembali menutup badan jalan apabila tidak segera ditangani. Selain itu kondisi cuaca juga jadi perhatian utama dalam proses penanganan di lapangan.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Kabupaten Trenggalek masih berpotensi diguyur hujan dalam beberapa hari ke depan.
Karena itu, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta instansi terkait tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada potensi longsor susulan yang dapat membahayakan pengguna jalan.
“Yang jelas batu sudah berhasil kita evakuasi. Sekarang fokus kami merapikan jalan dan memastikan area sekitar aman sebelum jalur ini benar-benar dibuka kembali,” pungkas Triadi.
Penulis: Aby Kurniawan
Editor: Solichan Arif





