• Login
Bacaini.id
Sunday, February 1, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ini Work From Home Parenting Untuk Ortu yang Bisnis di Rumah

ditulis oleh Editor
30 September 2025 09:32
Durasi baca: 4 menit
Work from home parenting

Work from parenting diperlukan orang tua yang berbisnis di rumah (foto AI/Bacaini)

Bacaini.ID, KEDIRI – Bagi orang tua (ortu) yang menjalankan bisnis dari rumah atau work from home, keseimbangan sebagai pengusaha dan orang tua jadi tantangan tersendiri.

Keseimbangan sebagai pengusaha dan orang tua dibutuhkan strategi, kesabaran dan kreativitas seni pengasuhan anak tanpa kehilangan profesionalitas usaha.

Apalagi di era kerja hibrida tahun 2025 di mana banyak orang tua di Indonesia menjalankan bisnis rumahan. Keseimbangan sebagai pengusaha dan orang tua sangat dibutuhkan.

Fleksibilitas bekerja dari rumah memang menggiurkan, namun tanpa rencana yang matang, orang tua bisa kewalahan menangani pekerjaan dan kebutuhan anak dalam satu waktu.

Berikut tip praktis work-from-home parenting agar dua peran yang dilakukan berbarengan ini lebih seimbang:

Tantangan Orang Tua WFH

Beberapa tantangan yang sering dihadapi orang tua WFH:

• Jadwal yang tak menentu

Memiliki bisnis dari rumah artinya jam kerja yang fleksibel, tak menentu. Saat-saat sibuk atau datangnya pesanan customer bisa saja berbarengan dengan saat sibuk mengurus anak.

• Rumah sebagai kantor sekaligus taman bermain

Sulit menjaga batasan antara ‘mode kerja’ dan ‘mode orang tua’. Tak jarang, barang-barang ‘kantor’ pun menjadi mainan anak.

• Tekanan ganda.

Bisnis rumahan biasanya jadi sumber pendapatan utama, jadi ada tekanan untuk terus produktif, sementara anak juga butuh perhatian penuh.

• Perasaan bersalah sering mengabaikan anak.

Seringkali merasa kurang fokus pada bisnis karena anak, atau sebaliknya, merasa kurang hadir untuk anak karena sibuk melayani pelanggan.

Strategi Praktis untuk Keseimbangan Bisnis dan Parenting

Berikut beberapa tip yang bisa diterapkan untuk mengelola bisnis rumahan dan peran orang tua secara harmonis:

• Otomatisasi Bisnis untuk Hemat Waktu

Manfaatkan teknologi. Platform e-commerce yang punya fitur otomatisasi pesanan atau chatbot untuk menjawab pertanyaan pelanggan.

Untuk manajemen tugas, gunakan aplikasi seperti Trello atau Notion untuk melacak pesanan, stok, dan keuangan.

Jika memungkinkan, delegasikan tugas sederhana seperti packing atau cek stok ke asisten atau anggota keluarga.

Dengan begitu, orang tua memiliki lebih banyak waktu untuk anak.

• Buat Jadwal ‘Power Hours’

Tentukan 1-2 jam sehari sebagai waktu fokus untuk bisnis, misalnya saat anak tidur siang, di sekolah, atau setelah mereka tidur malam.

Gunakan teknik ’25 menit kerja, 5 menit istirahat’ untuk maksimalkan produktivitas.

• Libatkan Anak dalam Bisnis (Sesuai Usia)

Anak bisa jadi bagian dari perjalanan bisnis orang tua. Untuk balita, beri tugas ringan seperti menempelkan stiker pada paket. Mereka akan merasa ‘ikut membantu’.

Untuk anak yang lebih besar, ajak mereka belajar hal sederhana, seperti membuat caption Instagram untuk produk atau menghitung stok barang.

Selain mengurangi beban kerja orang tua, ini juga mengajarkan mereka nilai kerja keras dan tanggung jawab.

• Ciptakan Ruang Kerja yang Fungsional

Siapkan sudut khusus di rumah untuk kerja, meskipum hanya meja kecil di sudut ruang tamu.

Pastikan anak tahu itu ‘zona kerja mama/papa’. Untuk anak yang masih kecil, buatkan ‘mini workstation’ di dekat zona kerja dengan buku mewarnai, mainan, atau tablet dengan aplikasi edukasi.

Ini membantu mereka tetap sibuk tanpa mengganggu fokus orang tua saat bekerja.

• Gunakan Teknologi untuk Mendukung Anak

Aplikasi berbasis AI atau platform edukasi lokal bisa membantu anak mengerjakan PR atau belajar mandiri, sehingga orang tua punya waktu untuk fokus pada bisnis.

Pastikan aplikasi yang digunakan aman dan sesuai usia.

• Komunikasi dengan Pasangan atau Keluarga

Jika memiliki pasangan atau anggota keluarga lain, bagi tugas dengan jelas. Misalnya, pasangan bisa mengawasi anak saat sedang menangani pesanan besar.

Untuk single parent, pertimbangkan daycare parsial atau libatkan keluarga besar untuk membantu sesekali.

• Menjaga Bonding Time dengan Anak

Meski sibuk, waktu berkualitas dengan anak adalah investasi untuk hubungan keluarga.

Luangkan waktu 15 menit sehari untuk beraktivitas dengan anak sebelum sibuk menangani usaha.
Selain itu, luangkan juga seminggu sekali membawa anak jalan-jalan.

• Jaga Kesehatan Mental sebagai Orang Tua

Menjalankan bisnis dan mengasuh anak bisa akibatkan burnout jika tidak hati-hati.

Untuk menghindarinya, luangkan 5-10 menit sehari untuk relaksasi.

Tetapkan juga batasan kerja. Misalnya dengan tidak membalas pesan pelanggan setelah jam 8 malam. Ini memberi ruang untuk fokus pada keluarga dan diri sendiri.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: keseimbangan bisnisparentingpengasuhan anakwork from homework from home parenting
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kendaraan mengantre pengisian BBM non-subsidi di SPBU Pertamina usai update harga BBM terbaru Februari 2026

Update Harga BBM Terbaru: Pertamax, Pertamax Turbo, hingga Dexlite Turun Harga

Wisata susur Sungai Maron Pacitan

Wisata Pacitan Selain Pantai, Cocok untuk Keluarga dan Pencari Ketenangan

Doding Rahmadi resmi menjabat Ketua KONI Trenggalek periode 2026–2028

Rangkap Jabatan Tak Jadi Soal, Doding Rahmadi Sah Jadi Ketua KONI Trenggalek

  • Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

    KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banjir dan Longsor Terjang Watulimo Trenggalek, Jalan Raya Bandung–Prigi Putus Total

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In