Bacaini.ID, KEDIRI – Meski rencana pertemuan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Prabowo Subianto belum terlaksana, namun relasi politik mereka dipastikan menguat.
Hal ini tampak dari sikap Megawati yang memerintahkan para kepala daerah dari PDIP untuk mengikuti kegiatan retret gelombang kedua. Arahan itu ditujukan bagi kepala daerah dari PDIP yang absen dalam kegiatan retret gelombang pertama.
“Sudah ada kesepakatan kami, bahwa kader dari PDI Perjuangan yang belum ikut retret angkatan pertama akan ikut pada angkatan ke kedua,” ungkap Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, dikutip dari laman pdiperjuangan-jatim.com, Sabtu, 5 April 2025.
Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyatakan bahwa retret kepala daerah gelombang kedua akan dilaksanakan setelah Lebaran.
Pelaksanaan retret bisa digelar di Magelang atau tempat lain, mengingat jumlah peserta retret gelombang dua tidak sebanyak gelombang pertama.
Retret sendiri merupakan kegiatan pembekalan bagi seluruh kepala daerah, terutama mensinkronkan program pemerintah daerah dengan pusat.
Sebelumnya Megawati Soekarnoputri sempat memberikan instruksi kepada seluruh kepala daerah yang merupakan kader PDIP untuk tidak mengikuti retret gelombang pertama. Hal itu disampaikan menyusul penetapan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka oleh komisi anti rasuah.
Penulis: Hari Tri Wasono