• Login
Bacaini.id
Tuesday, April 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Hilal Tak Muncul di Langit Blitar dan Kediri

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
10 March 2024 21:25
Durasi baca: 2 menit
Hilal Tak Muncul di Langit Blitar dan Kediri. (foto/Bacaini)

Hilal Tak Muncul di Langit Blitar dan Kediri. (foto/Bacaini)

Bacaini.id, BLITAR – Kemenag Kabupaten Blitar melakukan rukyatul hilal Minggu sore (10/3/2024) untuk menentukan 1 Ramadan 1445 Hijriah. Pemantauan hilal berlangsung di Bukit Banjarsari, Kecamatan Wonitirto.

Hasil penamatan diketahui posisi hilal tidak terlihat lantaran kondisi langit tertutup awan mendung.

“Hilal belum terlihat, karena tertutup awan. Memang kondisi cuaca hari ini kurang mendukung,” ujar Kasi Humas Kemenag Kabupaten Blitar, Jamil Mashudi, Minggu (10/3/2024). 

Pemantauan di atas Bukit Banjarsari menggunakan sejumlah tekhnologi, yakni di antaranya teropong manual, teropong digital dan perhitungan. Namun posisi hilal tidak terlihat di Kabupaten Blitar.

“Rukyatul hilal sudah kami lakukan menggunakan berbagai peralatan teropong dan perhitungan hilal juga dilakukan. Tetapi hilal belum bisa terlihat,” terangnya. 

Kasi Penyelenggara Syariah Kemenag Blitar, Mun’im Sufufi membenarkan hilal belum terlihat lantaran posisi hilal masih kurang dari 3 derajat. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan, posisi hilal masih terlalu kecil sehingga belum bisa terlihat.

“Pada pantauan hilal kali ini, posisi hilal masih kecil. Hasil perhitungan 0,37 derajat, sementara ketentuannya hilal bisa terligat dengan posisi minimal 3 derajat,” jelas Mun’im. 

Tidak terlihatnya hilal juga terjadi di wilayah Kabupaten Kediri. Dari pantauan mulai pukul 17.47 WIB hingga pukul 17.50 WIB di kawasan MAN 03 Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri, hilal dipastikan tidak terlihat.

“Hilal tidak muncul sampai pukul 17.50 Wib,” ujar Kasubag Humas Kemenag Kabupaten Kediri Tantowi Jauhari.

Pemantauan hilal di Kabupaten Kediri melibatkan sejumlah pihak, yakni selain kemenag  hadir juga perwakilan dari NU, Muhammadiyah, LDII, Badan Hisab Rukyat Kabupaten Kediri dan Pengadilan Agama.

Ketinggian saat pemantauan, kata Tantowi hanya 0,47 derajat. Menurut dia, posisi 0,47 derajat dinilai sangat kecil. Meski dalam cuaca terang dan cerah, ketinggian 0,47 derajat tetap sulit terlihat.

Sementara pada saat berlangsungnya pemantauan, cuaca di wilayah Kabupaten Kediri dalam situasi sangat mendung. “Hilal kalau memang muncul itu sekitar 2 menit,” ungkapnya.

Hasil pantauan di Kabupaten Kediri dipastikan hilal tidak terlihat. Hasil pantauan hilal di wilayah Kabupaten Kediri langsung dilaporkan ke Kemenag Kanwil Jawa Timur dan dilanjutkan ke pusat.

Tantowi juga mengatakan  ada sebanyak 137 titik pemantauan hilal di Indonesia. Dari jumlah itu, 30 titik di antaranya di wilayah Jawa Timur. Informasi yang ia terima, hilal tidak terlihat kasat mata di seluruh titik di Jawa Timur. “Dirilis di seluruh Jatim tidak ada satupun yang melihat hilal hari ini,” pungkasnya.

Penulis: Azis

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: hilalpuasaramadanrukyatul hilal
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Laptop murah 3 jutaan untuk pelajar 2026

Rekomendasi Laptop Murah 3 Jutaan Terbaik 2026 untuk Pelajar dan Mahasiswa

ilustrasi kasus penganiayaan dalam keluarga di Trenggalek Jawa Timur

Mertua di Trenggalek Jadi Tersangka Penganiayaan Menantu, Mediasi Gagal

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik pejabat negara/pemerintah di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Reshuffle Kabinet Prabowo Rekrut Tokoh Buruh, TNI, Hingga Konsultan Politik

  • Aktivis PMII Blitar Raya dampingi warga terdampak limbah

    Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Kediri Tak Punya Strategi Lanjutkan Proyek Alun-alun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In