• Login
Bacaini.id
Friday, May 1, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Heboh Pengantin Pria di Jombang Bawa Kambing Buat Mahar

ditulis oleh Editor
28 December 2022 18:09
Durasi baca: 2 menit
Penyerahan seekor kambing sebagai mahar pada acara nikah massal di Kantor Kemenag Kabupaten Jombang. Foto: Bacaini/Syailendra

Penyerahan seekor kambing sebagai mahar pada acara nikah massal di Kantor Kemenag Kabupaten Jombang. Foto: Bacaini/Syailendra

Bacaini.id, JOMBANG – Kantor Kementerian Agama Jombang geger oleh ulah seorang calon pengantin yang mengikuti nikah massal, Rabu, 28 Desember 2022. Pasalnya, saat mempelai pria yang lain membawa mahar berupa uang atau peralatan sholat, dia justru menuntun seekor kambing ke pelaminan.

Suasana kantor Kemenag yang sakral oleh prosesi nikah massal ini sontak berubah riuh saat Muhammad Syambali datang dengan membawa seekor kambing. Hari itu dia hendak menikahi Hety Kurniawati dengan mahar satu ekor kambing.

Kehadiran Syambali dengan kambingnya ini membuat para tamu dan mempelai lain tertawa. Mereka tak menduga jika Syambali yang diketahui sebagai penyandang disabilitas akan membawa kambing sebagai mahar perkawinan. Meski mengundang tawa karena kambing tersebut terlihat meronta saat didekatkan ke meja penghulu, namun Syambali tetap tersenyum. Dia bahkan mengaku lega bisa meminang istrinya dengan seekor kambing.

“Alhamdulillah senang, lega sudah sah,” kata Syambali kepada Bacaini.id dengan senyum sumringah usai pernikahan.

Syambali mengaku membeli kambing itu dari uang hasil bekerja dan menabung selama enam bulan. Sesuai rencana, kambing itu diserahkan usai ijab kabul bersama mahar lain berupa seperangkat alat salat dan uang tunai Rp100.000.

Uniknya, saat ditanya alasan memilih kambing, Syambali menjelaskan filosofi seekor kambing. “Kambing kan larinya kencang, harapannya kehidupan rumah tangga saya nanti bisa semakin berkah,” ujarnya mantap.

Pria asal Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang ini setiap hari bekerja sebagai penjual rempeyek. Sementara Hety sang istri berjualan ayam geprek di lokasi yang berdekatan, tepatnya di kawasan makam KH. Wahab Chasbullah Tambakberas Jombang. Karena bertemu tiap hari, keduanya akhirnya saling jatuh cinta.

Pasangan Syambali dan Hety merupakan satu dari 21 pasangan peserta nikah massal oleh Kemenag Jombang dalam rangka Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-77. Syambali mengaku senang bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. “Saya sangat bersyukur akhirnya bisa menikah di sini (Kantor Kemenag Jombang). Kita sudah satu tahun pacaran,” imbuhnya.

Kepala Kemenag Kabupaten Jombang, Taufiqur Rohman menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-77. Seluruh kecamatan di Kabupaten Jombang mengirimkan calon mempelai untuk dinikahkan secara massal di Kantor Kemenag.

“Ada 21 pasangan yang menjadi peserta nikah massal hari ini. Mereka berasal dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Jombang,” kata Taufiqur Rohman selesai acara.

Taufiqur Rohman menyebutkan tidak ada persyaratan tertentu bagi peserta nikah massal ini. Semua kalangan diizinkan mengikuti nikah massal, termasuk mereka yang sudah berstatus janda maupun duda. “Alhamdulillah berjalan lancar, peserta juga merasa bersyukur karena selain mendapat fasilitas nikah gratis, masing-masing pasangan juga diberikan bingkisan dan uang saku,” tandasnya.

Penulis: Syailendra
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kemenag jombangnikah massal
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi pajak. Foto:Istimewa

DJP Perpanjang Waktu Lapor SPT Badan

Gedung KPK usai OTT Wali Kota Madiun Maidi terkait dugaan korupsi

Skandal Pita Cukai Rokok, Dua Jalur Satu Jaringan Korupsi

Wiji Thukul penyair perlawanan Indonesia yang hilang sejak 1998

May Day 2026: 3 Puisi Perlawanan Wiji Thukul tentang Nasib Buruh dan Kekuasaan

  • Letda Bintang Revolusi pembaretan Kopassus 2026 Nusakambangan

    Profil Letda Mohammad Bintang Revolusi, Perwira Muda Asal Blitar Pimpin Yel-Yel Pembaretan Kopassus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In