• Login
Bacaini.id
Monday, May 4, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Hari Pertama Salat Tarawih, Masjid Agung Kota Malang Penuh

ditulis oleh Editor
2 April 2022 20:39
Durasi baca: 2 menit
Suasana pelaksanaan salat tarawih hari pertama di Masjid Agung Jami' Kota Malang. Foto: Bacaini/A.Ulul

Suasana pelaksanaan salat tarawih hari pertama di Masjid Agung Jami' Kota Malang. Foto: Bacaini/A.Ulul

Bacaini.id, MALANG – Pelaksanaan salat tarawih pertama bulan suci ramadan 1423 H disambut gempita oleh warga Kota Malang. Ini terlihat dari penuhnya barisan saf di Masjid Agung Jami’ Kota Malang, Sabtu, 2 April 2022.

Hal ini bisa dikatakan sangat berbeda dari dua tahun lalu awal meledaknya pandemi Covid 19. Jika dulu salat dilakukan dengan menjaga jarak, kini barisan saf kembali rapat dan penuh. Saking antusiasnya, gelombang jamaah di Masjid dekat Alun-Alun itu mulai berdatangan sejak setelah salat magrib selesai.

Seperti diakui Farid (35), warga Kampung Kidul Dalem yang tidak ingin melewatkan ibadah sunnah di bulan suci penuh berkah itu.

”Apalagi sekarang pandemi sudah mulai gak ada ya. Saya sudah kangen salat di Masjid Jami’ tanpa ada rasa was-was,” kata Farid usai salat tarawih berjamaah pertama di Masjid Jami’, Sabtu, 2 April 2022.

Farid mengaku selalu menyempatkan diri untuk salat tarawih di masjid tertua di Kota Malang itu pada pekan pertama bulan Ramadan. Namun, karena pandemi Covid 19 kebiasaan itu baru bisa kembali dilakukannya tahun ini.

“Bulan puasa kalau gak ke sini (Masjid Jami’) rasanya kayak ada yang kurang,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan salat tarawih pertama malam ini, tidak tampak lagi petugas masjid melakukan pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan desinfektan. Namun, para jamaah tetap dianjurkan untuk memakai masker.

“Meski sudah tidak khawatir lagi, tapi saya tetap pakai masker, jaga-jaga saja,” imbuh Farid.

Ketua Takmir Masjid Agung Jami’ Kota Malang, Mahmudi menyampaikan jika dalam pelaksanaan salat tarawih tahun ini tetap mengutamakan kewaspadaan. Sebab itu, pihak takmir juga sudah mengimbau pada jamaah untuk tetap taat protokol kesehatan.

“Hanya saja memang secara kuota kita sudah tidak lagi membatasi seperti tahun sebelumnya. Seperti bisa dilihat, animo jamaah malam ini, di lantai satu saja sudah hampir penuh,” terang Mahmudi.

Kebijakan diizinkannya salat tarawih ini sesuai dengan instruksi Presiden dan ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Wali Kota Malang No 18 Tahun 2022 terkait tata cara pelaksanaan kegiatan selama bulan Ramadan.

“’Kalau tarawih boleh, kan sudah disampaikan Pak Presiden, asalkan tetap melaksanakan prokes ketat,” terang Wali Kota Malang, Sutiaji.

Selain itu, Pemkot Malang juga mengizinkan kegiatan takbir keliling, kembali lagi jika kegiatan tersebut dilakukan dengan aturan prokes ketat demi keamanan dan kenyamanan bersama. Selain itu, pihaknya juga masih akan memberlakukan PPKM Mikro hingga perayaan hari raya Idul Fitri nanti.

”Kegiatan selama Ramadan dilakukan sesuai dengan surat edaran sebagai tindaklanjut dari kebijakan yang diatur oleh pemerintah pusat. Intinya, yang paling penting itu prokes,” tegasnya.

Penulis: A.Ulul
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: masjid agung jami'Pemkot Malangramadan 1423 Hsalat tarawih
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Agus (kiri) dan Bambang Soesatyo. Foto: Instagram @agus_hadsoe

Staf Bamsoet Flexing Naik Jet Pribadi, Warganet: Bingung Sumber Hartanya

Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia dengan simbol kebebasan berekspresi dan aktivitas jurnalis

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: Tema Perdamaian hingga Tantangan Kebebasan Media di Indonesia

Hamparan bunga liar berwarna-warni di Namaqualand saat musim semi

Wisata Bunga Liar Mendunia: Alternatif Selain Sakura, Ini Destinasi Terbaiknya

  • Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

    Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In