• Login
  • Register
Bacaini.id
Friday, August 29, 2025
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
No Result
View All Result
Bacaini.id

Hari Pahlawan 10 November, Mengingat Jejak Kusni Kasdut sebagai Pejuang Kemerdekaan

ditulis oleh Editor
10/11/2023
Durasi baca: 6 menit
544 11
0

Kusni Kasdut kemudian memutuskan bergabung ke dalam laskar pejuang Brigade Teratai yang didirikan Dr Moestopo, Penasehat Presiden Soekarno bidang kemiliteran dan berkantor di ibukota Yogyakarta.

Brigade Teratai beranggotakan orang-orang dari dunia gelap, seperti pelacur, germo, garong, perampok dan pencuri. Dr Moestopo meyakini kekuatan revolusi tidak terletak pada kelengkapan peralatan, tapi pada kekuatan rakyat.

Di Brigade Teratai, Kusni Kasdut yang berjuluk Bung Kancil bertugas merampok harta orang-orang kaya pro penjajah untuk dipakai sebagai dana perjuangan. “Di Gorang Gareng, Plaosan, Magetan (Saat itu Madiun), Kusni Kasdut menggasak perhiasan serta intan berlian milik pedagang Tionghoa kaya”. 

Kusni yang sempat tertangkap, ditahan di Pabrik Gula Kebon Agung dan tertembak kakinya, terus melakukan perlawanan gerilya.

“Dia bertempur untuk terakhir kalinya di Blitar, Jawa Timur kira kira pada pertengahan 1949, sedikit sebelum gencatan senjata menuju Konferensi Meja Bundar, KMB, di Den Haag”.

Nasib baik tidak menghinggapi Kusni Kasdut. Pada saat perang usai, Kabinet Mohamad Hatta menerbitkan kebijakan ReRA, yakni Reorganisasi dan Rasionalisasi militer Indonesia.

TNI ditata ulang. Para pejuang yang sebelumnya tergabung dalam barisan laskar-laskar, diseleksi. Celakanya Brigade Teratai tempat Kusni Kasdut bernaung dalam perjuangan kemerdekaan, tidak masuk daftar. 

Setelah setahun menanti, Kusni akhirnya menerima selembar surat pernyataan dari kesatuan Rampal Malang. Ia dinyatakan sebagai bekas pejuang dan sedikit uang pemulihan. Negara hanya mengakui dirinya sebagai bekas pejuang.

Kusni Kasdut kecewa. Ia merasa menjadi korban kebijakan negara. “Dia memutuskan untuk membalas dendam kepada negara yang telah “mengkhianati” dirinya dan memilih tempat “berseberangan”.

Kekecewaanya semakin berlipat ketika mendapati surat pernyataan bekas pejuang dari negara tidak banyak membantu hidupnya. Saat mondar-mandir Malang, Surabaya, Jakarta untuk mencari lowongan kerja yang pantas, surat pernyataan bekas pejuang tidak berguna.

Orang-orang yang dikenal pada masa revolusi fisik yang ditemui Kusni Kasdut, juga tidak menggubrisnya. Kusni melihat negara yang kemerdekaanya pernah ia perjuangkan telah dikuasai orang-orang yang tidak pernah dikenalnya.

Yakni orang orang kaya dan para politisi yang dengan mudah keluar masuk hotel mewah. Sementara di jalan-jalan pemandangan kemiskinan rakyat semakin terlihat jelas. 

Kusni butuh hidup dan menghidupi keluarganya. Jalan berseberangan dengan negara diambilnya.

Memutuskan menjadi penjahat…..

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Page 4 of 5
Prev1...345Next
Tags: 10 November 1945hari pahlawanHari Pahlawan Nasionalkusni kasdutMohamad Hattapenjahat legendarissurabayaTNI
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Upaya Pemkot Blitar menekan angka pengangguran

Pengangguran di Kota Blitar 5,11 Persen, Ini yang Dilakukan Pemkot

fenomena female breadwinners atau perempuan pencari nafkah keluarga

Female Breadwinners: Perempuan Menafkahi Keluarga Kian Marak

Pemkab Kediri Genjot Peningkatan Kemantapan Jalan Hingga 89 Persen

Pemkab Kediri Genjot Peningkatan Kemantapan Jalan Hingga 89 Persen

  • Bupati Blitar merayakan puncak hari jadi yang dibayangi isu gratifikasi

    Isu Gratifikasi Membayangi Puncak Hari Jadi Blitar

    2830 shares
    Share 1132 Tweet 708
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    15521 shares
    Share 6208 Tweet 3880
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    16612 shares
    Share 6645 Tweet 4153
  • PAK APBD Blitar Gagal Terus, DPRD: Ada Apa dengan Bupati?

    636 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Ultimatum Untuk Bupati Blitar dan Wabup Beky dari GPI

    746 shares
    Share 298 Tweet 187

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

© 2020 - 2025 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL

© 2025 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist