Bacaini.ID, KEDIRI – PT Pertamina (Persero) kembali menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 4 Mei 2026. Produk diesel berkualitas tinggi, Pertamina Dex (CN53), kini dijual Rp27.900 per liter, naik Rp4.000 dari bulan sebelumnya.
Dexlite ikut terkerek menjadi Rp26.000 per liter, sementara Pertamax Turbo naik Rp500 menjadi Rp19.900 per liter.
Kebijakan ini mengikuti tren harga minyak mentah dunia dan dinamika geopolitik global, termasuk konflik di Selat Hormuz yang memicu lonjakan harga energi. Meski demikian, Pertamina memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap stabil untuk menjaga daya beli masyarakat.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi diperkirakan akan menambah beban biaya transportasi dan logistik, namun kontribusinya terhadap inflasi nasional masih terbatas. Badan Pusat Statistik mencatat inflasi tahunan Indonesia berada di level 2,42% pada awal Mei 2026.
Rincian Harga BBM per 5 Mei 2026

Kondisi ini berdampak pada biaya operasional kendaraan diesel yang meningkat, dan berpotensi mendorong kenaikan harga barang distribusi. Menurut Badan Pusat Statistik, dampak kenaikan BBM nonsubsidi relatif kecil karena konsumsi masyarakat lebih banyak pada BBM subsidi.
Kabar baiknya, konsumen menengah ke bawah tetap terlindungi karena harga Pertalite dan Biosolar tidak berubah.
Penulis: Hari Tri Wasono





