• Login
Bacaini.id
Saturday, May 16, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Grebeg Suro di Kampung Adat Segunung, Warga Berebut Tumpeng Raksasa

ditulis oleh Editor
22 July 2023 21:00
Durasi baca: 2 menit
Warga berebut tumpeng raksasa hasil bumi Kampung Adat Segunung. Foto: Bacaini/Syailendra

Warga berebut tumpeng raksasa hasil bumi Kampung Adat Segunung. Foto: Bacaini/Syailendra

Bacaini.id, JOMBANG – Ratusan warga Kampung Adat Segunung, Desa Carangwulung Kecamatan Wonosalam Jombang menggelar ritual grebeg suro. Warga mengarak pusaka desa dengan iring-iringan tumpeng raksasa hasil bumi swadaya masyarakat.

Dua buah pusaka berupa keris dan tombak berada di barisan depan disusul tujuh tumpeng raksasa diarak keliling kampung sejauh 1,7 Kilometer. Meski jaraknya cukup jauh, warga kampung penghasil kopi dan durian itu selalu antusias mengikuti prosesi grebeg suro.

Ketua Kampung Adat Segunung, Supii mengatakan bahwa ritual grebeg suro ini digelar sebagai penghormatan tahun baru hijriyah atau bulan suro. “Ini sudah menjadi agenda setiap kali suroan,” kata Supii kepada Bacaini.id usai ritual Grebek Suro, Sabtu, 22 Juli 2023, sore tadi.

Setelah diarak keliling kampung, pusaka berupa tombak dan keris dilakukan penjamasan oleh dua orang sesepuh yang sudah menunggu di Balai Ageng Kiri Kedaton. Dengan kembang tujuh rupa diiringi doa, pusaka warisan pendiri desa itu dimandikan.

Sementara, tujuh tumpeng raksasa berisi hasil bumi dan aneka makanan ini ditaruh di depan Balai Ageng. Saat sesepuh desa membacakan doa, warga merangsek mendekati tumpeng. Usai doa, mereka langsung berebut tumpeng yang dipercaya dapat menjadi berkah tersendiri.

Supii menjelaskan selain melestarikan tradisi para leluhur, momen bulan suro juga menjadi waktu khusus untuk berdoa. Diharapkan agar warga Kampung Adat Segunung dijauhkan dari musibah dan mara bahaya. Termasuk agar hasil panen kebun kopi dan durian semakin melimpah.

“Intinya sebagai wujud rasa syukur atas nikmat dan semoga rejeki warga bertambah,” imbuh Supii sambil menyebut bahwa dengan kegiatan ini dapat menarik wisatawan untuk datang ke Kampung Adat Segunung.

Sementara Hartin Anjarsari, salah satu wisatwan mengaku senang bisa mengikuti kegiatan di Kampung Adat Segunung hari ini. Meskipun harus berdesakan dengan banyak orang, ibu muda asli Jombang itu tidak mempermasalahkannya.

“Tidak masalah, kan memang rebutan, senang dan seru malah. Hasil rebutan tumpeng saya bawa pulang untuk keluarga di rumah,” aku Hartin antusias.

Selain arak-arakan tumpeng, dalam rangkaian kegiatan grebeg suro ini panitia juga menggelar sejumlah pertunjukan kesenian. Halaman Balai Ageng juga dimanfaatkan para pelaku UMKM untuk mengenalkan produk khas olahan warga Kampung Adat Segunung.

Penulis: Syailendra
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: jombangkampung adat segunungtradisi grebeg suro
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Penetapan calon Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030 antara Muh Samanhudi Anwar dan Tonny Andreas

Peta Dukungan Ketua KONI Kota Blitar: Samanhudi Kantongi 23 Cabor, Tonny 10 Suara

Ular weling hitam putih berbisa mematikan yang sering ditemukan di area persawahan dan pemukiman.

Waspada Ular Berbisa di Sekitar Rumah, Kenali Weling, Jabung hingga Viper Hijau

Petugas kepolisian melakukan olah TKP kecelakaan maut yang menewaskan tiga pelajar di Simpang Empat Mastrip Jombang

3 Pelajar Tewas Ditabrak Truk Fuso di Jombang, Sopir Kabur Usai Kecelakaan

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Moralitas vs Loyalitas di Bursa Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030, Siapa Menang?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In