• Login
Bacaini.id
Monday, January 26, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

GERD Bisa Mematikan? Polemik Kematian Lula Lahfah dan Fakta yang Terungkap

Isu GERD jadi biang kematian Lula Lahfah ramai diperbincangkan, benarkah asam lambung bisa sebabkan henti jantung?

ditulis oleh Editor
26 January 2026 12:03
Durasi baca: 5 menit
Ilustrasi GERD atau penyakit asam lambung yang viral dikaitkan dengan kematian selebgram Lula Lahfah

Benarkah Gerd bisa mematikan? (foto ilustrasi/pinterest)

Bacaini.ID, KEDIRI – GERD dikait-kaitkan warganet dengan meninggalnya selebgram Lula Lahfah yang diketahui memiliki riwayat sakit. Katanya Gerd bisa mematikan.

Sakit GERD yang dialami Lula dituduh sebagai biang kematian dan menjadi polemik di media sosial (medsos).

Beberapa influencer yang berprofesi sebagai dokter maupun tenaga medis berpendapat GERD tidak mengakibatkan kematian.

Namun surat kematian Lula Lahfah yang beredar di media sosial menyebut kematian karena henti jantung, dan itu menimbulkan salah persepsi masyarakat awam.

Sebagian besar warganet menganggap, GERD bisa menimbulkan serangan jantung karena asam lambung yang naik, yang mengakibatkan nyeri dan sesak di dada. Namun fakta medis berkata lain. 

Baca Juga: Kematian Lula Lahfah Diselimuti Isu Miring, Polisi Tegaskan Penyebabnya

Mengenal GERD, Gejala, Sebab dan Penanganannya

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) atau penyakit asam lambung adalah kondisi kronis di mana asam lambung naik kembali ke kerongkongan (refluks), yang menyebabkan iritasi pada lapisan saluran tersebut.

Berbeda dengan Maag (Gastritis), meskipun mirip dan seringkali dianggap sama, dua penyakit ini memiliki perbedaan mendasar pada lokasi gangguan dan sensasi yang dirasakan.

Secara medis, maag adalah peradangan di lambung, sedangkan GERD adalah naiknya asam lambung ke kerongkongan. 

• Gejala Umum GERD

Heartburn: Sensasi terbakar di dada, biasanya setelah makan atau saat berbaring.

Regurgitasi: Makanan atau cairan asam terasa naik ke kerongkongan atau mulut.

Nyeri Dada: Rasa tidak nyaman yang terkadang mirip dengan gejala serangan jantung.

Kesulitan Menelan (Disfagia): Terasa ada benjolan di tenggorokan. Batuk Kering Kronis atau suara serak.

• Penyebab Utama GERD

GERD terjadi karena melemahnya katup otot, sfingter esofagus bawah, yang seharusnya mencegah makanan di lambung naik kembali ke atas.

Hal ini bisa dipicu oleh kelebihan berat badan (obesitas), kehamilan, merokok atau menghirup asap rokok, konsumsi makanan tertentu (lemak, pedas, cokelat, kafein, alkohol).

• Penanganan dan Pengobatan

Dikutip dari Granostic Diagnostic Center, mengatasi GERD bisa dilakukan dengan beberapa langkah berikut.

Perubahan gaya hidup yakni menghindari makan dalam porsi besar, tidak langsung berbaring setelah makan, dan tidur dengan posisi kepala lebih tinggi.

Melalui obat-obatan, yakni penggunaan antasida, penghambat reseptor H2, atau Proton Pump Inhibitors (PPI) seperti omeprazole. Semua bisa diperoleh dengan resep dokter.

Melalui tindakan medis, yakni jika obat-obatan tidak membantu, prosedur bedah mungkin diperlukan untuk memperkuat katup esofagus. 

GERD Tidak Sebabkan Kematian, Namun Berbahaya Jika Ada Komplikasi

Menurut penelitian medis, GERD tidak langsung menyebabkan kematian, namun jika dibiarkan dan tidak diobati, bisa menimbulkan komplikasi serius yang mengancam jiwa.

Ancaman jiwa itu di antaranya kanker esofagus, perdarahan parah, atau pneumonia aspirasi (infeksi paru akibat asam lambung masuk ke paru-paru).

Gejala GERD yang mirip serangan jantung sering disalahartikan. Padahal GERD tidak memengaruhi jantung secara langsung meskipun stres akibat GERD bisa memicu palpitasi.

Apa itu? Sensasi jantung berdebar, jantung terasa berdetak terlalu cepat, terlalu kuat, atau dengan irama yang tidak beraturan yang bisa dirasakan di area dada, leher, hingga tenggorokan. 

Komplikasi GERD yang dianggap berbahaya secara medis di antaranya:

• Kanker Esofagus: Peradangan kronis pada kerongkongan bisa mengubah sel-selnya menjadi sel prakanker (Barrett’s Esophagus).

• Pneumonia Aspirasi: Asam lambung naik ke paru-paru bisa menyebabkan infeksi dan peradangan.

• Esofagitis Berat dan Perdarahan: Peradangan parah dan luka pada kerongkongan bisa menyebabkan perdarahan.

• Perforasi Ulkus: Lubang pada lambung akibat luka yang parah.

Jadi, meskipun GERD tidak menjadi sebab kematian seseorang, komplikasi yang menyertainya bisa membuat seseorang kehilangan nyawa. 

Beda Nyeri Dada Akibat GERD dan Sakit Jantung

Sama-sama memiliki gejala nyeri dada, namun GERD dan sakit jantung memiliki perbedaan yang signifikan. Berikut perbedaan nyeri dada pada GERD dan sakit jantung:

• Karakteristik dan Sensasi Nyeri

GERD biasanya dirasakan sebagai sensasi terbakar (heartburn) yang tajam, bermula dari belakang tulang dada dan bergerak naik ke leher atau tenggorokan.

Sedangkan pada penyakit jantung, terasa seperti tekanan berat, diremas, atau ditindih benda sangat berat di dada.

• Lokasi dan Penjalaran

Pada GERD, nyeri cenderung terlokalisasi di ulu hati atau area dada tengah dan jarang menjalar jauh. Penyakit Jantung: Nyeri sering menjalar ke bahu kiri, lengan kiri, leher, rahang, hingga punggung atau belikat kiri.

• Pemicu dan Durasi Nyeri

GERD dipicu oleh makanan, terutama setelah makan besar, berbaring segera setelah makan, atau membungkuk. Nyeri bisa berlangsung lama, bahkan berhari-hari.

Pada penyakit jantung, seringkali dipicu oleh aktivitas fisik atau stres emosional dan membaik dengan istirahat. Durasi nyeri tipikal serangan jantung biasanya berlangsung lebih dari 15–20 menit.

• Gejala Penyerta

GERD sering disertai mulut terasa pahit atau asam (regurgitasi), kembung, sering sendawa, dan nyeri ulu hati.

Sementara penyakit jantung disertai keringat dingin, sesak napas yang progresif, mual atau muntah, pusing, hingga lemas atau pingsan.

Jika merasakan nyeri dada dan ragu apakah akibat GERD atau penyakit jantung, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: isu gerd sebabkan kematian
Via: gerd
Tags: asam lambunggerdgerd bisa mematikanlula lahfah
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

Sekolah atau Koperasi? 9 SD di Tulungagung Diusulkan Jadi Gerai KDMP, 3 Masih Aktif

Ilustrasi Ratu Kalinyamat, Ratu Jepara abad ke-16 yang memimpin armada laut melawan Portugis di Malaka

Ratu Kalinyamat: Ratu Jepara yang Membuat Portugis Ketar-ketir

Ilustrasi GERD atau penyakit asam lambung yang viral dikaitkan dengan kematian selebgram Lula Lahfah

GERD Bisa Mematikan? Polemik Kematian Lula Lahfah dan Fakta yang Terungkap

  • Angin kencang dan awan gelap melanda wilayah Jawa Timur saat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem

    Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Harapan Jaya Terobos Lampu Merah, Tabrak Mobil, Motor, dan Rumah di Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Perlu Wisata Alam, Kuliner Khas Nganjuk Ini Bikin Orang Rela Balik Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In