Bacaini.id, BANGKALAN – Kemegahan gedung DPRD Bangkalan yang dibangun dengan anggaran APBD sebesar 66 miliar rupiah mendapat sorotan dari beberapa pihak. Pertanyaan pun muncul, apakah kemegahan dan kemewahan gedung ini akan diimbangi dengan kinerja para anggota legislatif?
Kekhawatiran atas kinerja para wakil rakyat itu dilontarkan oleh aktivis mahasiswa di Bangkalan. Salah satunya Badrut Tamam, yang menyatakan adanya kantor baru full fasilitas seharusnya diimbangi dengan semangat dan hasil kinerja nyata untuk kepentingan rakyat kecil.
“Kami khawatir meski punya kantor baru dengan fasilitas mewah, kinerja para anggota dewan ini sama saja dengan sebelumnya. Semangat membela masyarakat kecil tidak begitu nyata,” ungkap Tamam, Jumat 7 Januari 2022.
Selain itu Tamam juga menyoroti fasilitas dan kemewahan ruang rapat paripurna yang didesain dengan begitu indah dan megah.
“Apakah nanti yang mengikuti rapat seiring dengan konsepnya atau sama seperti di gedung yang lama, yang hadir hanya separuh,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua umum HMI Cabang Bangkalan, Muhammad Mukaffi meminta para wakil rakyat memiliki semangat baru serta lebih peka terhadap kondisi sosial masyarakat. Seperti halnya masalah kemiskinan, pendidikan, pelayanan kesehatan, pengangguran, hingga kondisi infrastruktur di lapangan.
“Melalui tugas dan fungsi tentunya dewan ini sangat mampu menyampaikan dan memperjuangkan tangisan masyarakat di bawah. Wakil rakyat harus dan pasti tahu kondisi masyarakat, jangan hanya untuk kepentingan pribadi atau pokirnya saja,” ujarnya.
Dia menilai selama ini program pokok pikiran (pokir) dewan kurang tepat sasaran. Selama ini mereka lebih memperhatikan pembangunan pagar makam, plengsengan, hingga dreinase di desa. Sedangkan kondisi infrastruktur jalan dibawah sangat parah hingga masyarakat banyak melakukan perbaikan secara swadaya.
“Ini menjadi PR bersama, terutama para anggota dewan harus peka kondisi di bawah,” pungkasnya.
Menyikapi kritik terkait penggunaan pokir dewan yang dinilai kurang tepat, Wakil Ketua DPRD Bangkalan, Khotib Marzuki mengatakan pokir dewan sudah sesuai dengan aspirasi masyarakat atau konstituen di daerah pemilihan masing-masing.
“Terkait perbaikan jalan yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat ini merupakan bentuk peran aktif masyarakat membantu pemerintah. Tentu masyarakat tahu bahwa anggaran kita banyak direcofusing untuk penanganan covid 19,” terangnya.
Politisi PKB ini juga mengatakan dengan adanya kantor baru yang akan segera diresmikan tentu harus melahirkan semangat baru bagi semua anggota dewan untuk berkomitmen memperjuangkan dan melayani masyarakat.
Ditambahkannya, kedepan pihaknya akan terus berkomitmen mengawal kebijakan pemerintah serta mendukung program Bupati yang pro terhadap masyarakat demi mewujudkan Bangkalan sejahtera.
“Ya semoga menambah semangat baru, tapi meski punya kantor baru atau dikantor lama, kita tetap harus semangat,” pungkasnya.
Penulis: Rusdi
Editor: Novira Kharisma
Tonton video: