• Login
Bacaini.id
Monday, May 25, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Gagalkan Penyelundupan Sabu, Kalapas Kediri Menduga Akan Ada Pesta di Dalam

ditulis oleh Editor
10 January 2023 15:58
Durasi baca: 2 menit
Barang bukti temuan sabu dan alat hisap selundupan di Lapas Kediri. Foto: Ist

Barang bukti temuan sabu dan alat hisap selundupan di Lapas Kediri. Foto: Ist

Bacaini.id, KEDIRI – Petugas Lapas Kelas 2 A Kota Kediri kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika untuk warga binaan. Kejadian ini merupakan keempat kalinya dalam kurun waktu sekitar dua bulan terakhir dan bahkan mengarah pada dugaan akan adanya pesta narkotika di dalam lapas.

Terakhir pada Minggu, 4 Januari 2023 kemarin, petugas lapas mengamankan salah seorang pengunjung perempuan yang kedapatan akan menyelundupkan sabu ke dalam lapas. Perempuan itu datang pada jam-jam akhir kunjungan.

Kalapas Kelas 2 A Kota Kediri, Muhammad Hanafi menjelaskan kecurigaan muncul setelah barang bawaan berupa dua bungkus rokok itu melewati mesin x-ray. Terlihat ada warna hijau yang mencurigakan sehingga petugas terpaksa membongkarnya.

Benar saja, ketika dibuka salah satunya ditemukan narkotika jenis sabu. Mendapati hal tersebut, pihak lapas langsung melakukan koordinasi dengan Satresnarkoba Polres Kediri Kota untuk bersama-sama membongkar sisanya.

Saat itulah diketahui bahwa barang yang akan masuk ke dalam lapas tersebut berisi dua bungkus sabu masing-masing seberat 1,4 dan 1,5 gram beserta tujuh buah alat hisap siap pakai. Lebih mengagetkan lagi karena barang haram itu berada di batang rokok.

“Semua barang itu tidak ditaruh bungkus rokok, tetapi di dalam batangan rokok. Bungkusan rokoknya sendiri juga utuh dan masih segelan. Curiga saya mengarah pada pesta (sabu), beruntung berhasil kita gagalkan,” ungkap Hanafi kepada Bacaini.id, Selasa, 10 Januari 2023.

Lebih lanjut Hanafi mengungkapkan, sejak dirinya bertugas sebagai Kalapas Kelas 2 A Kota Kediri bulan Desember 2022 hingga Januari 2023 ini tercatat sebanyak empat kali pihanya menggagalkan upaya penyelundupan narkotika ke dalam lapas.

Cara penyelundupannya pun berbeda dan dia mengakui para pelakunya sangat jeli dan benar-benar cerdas dalam usahanya mengelabuhi petugas. Sebelumnya, seorang pengunjung juga kedapatan menyelipkan narkotika yang dikirim bersamaan dengan sarung dan Al-Quran.

“Saya ini kan orang baru, tetapi selama kerja di sini sudah empat kali ada kejadian seperti ini. Apalagi yang terakhir ini bagi saya sangat mengejutkan, karena barangnya diselipkan di batang rokok, bungkusnya masih utuh segelan,” bebernya.

Kejadian ini membuat pihak lapas akan bertindak lebih represif, meskipun nantinya akan terkendala aturan pembinaan di dalam lapas. Jika dikaitkan dengan antisipasi, misal dengan meninggikan tembok lapas yang sebelumnya rawan, nyatanya pelaku masih terus mencari celah.

“Karena mereka tidak bisa dibina di sini, terpaksa kita membina mereka dengan hukum pidana. Tentu yang bersangkutan dengan kasus penyelundupan ini akan kita pidanakan. Kita juga akan terus evaluasi cara pencegahan dan penanggulangannya,” tandasnya.

Saat ini kasus penyelundupan sabu dan alat hisap di dalam batang rokok tersebut telah dilimpahkan kepada Satresnarkoba Polres Kediri Kota. Polisi juga sudah mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pemilik sabu yang akan diselundupkan ke dalam lapas. Sementara perempuan yang membawa barang itu ternyata hanya suruhan pria tersebut.

Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: lapas kelas IIA kediripenyelundupan narkoba
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi teror pocong viral di Jawa Timur yang mengingatkan pada kasus ninja dan kolor ijo

Teror Pocong Masuk Jawa Timur, Mengingatkan Publik pada Ninja hingga Kolor Ijo

Ilustrasi teror pocong. Foto: bacaini by AI

Teror Pocong, Hoaks yang Menjadi Modus Kriminal

Kepiting berjalan menyamping di pasir pantai sebagai hasil evolusi sejak Periode Jura Awal

Terjawab Mengapa Kepiting Berjalan Menyamping

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In