Poin Penting:
- Dua lokasi kebakaran: Gudang kayu di Gandusari dan toko bangunan di Pasar Gambar, Wonodadi, Kabupaten Blitar.
- Kerugian Rp500 juta: Kebakaran gudang kayu di Gandusari diduga dipicu aktivitas membakar sampah.
- Penanganan kebakaran: Gudang berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB, sedangkan kebakaran toko bangunan di Wonodadi masih ditangani petugas hingga malam.
Bacaini.ID, BLITAR – Dua peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Blitar, Selasa (13/10/2026). Gudang kayu di Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, ludes terbakar dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta. Pada petang harinya, kebakaran di Blitar juga melanda toko bangunan di kawasan Pasar Gambar, Kecamatan Wonodadi, di mana api telah merembet ke tiga kios pedagang.
Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Saiful Muheni mengatakan, kebakaran di Gandusari diduga disebabkan oleh aktifitas bakar sampah di belakang gudang kayu. Api dari sampah tiba-tiba membesar merembet ke bangunan gudang yang berukuran 12 meter X 10 meter. “Kebakaran diduga disebabkan membakar sampah. Kerugian sekitar 500 juta,” ujar Muheni saat live di radio Selasa (13/10/2026).
Kebakaran berlangsung pukul 09.30 WIB. Saat api berkobar kondisinya sepi. Dalam waktu cepat api melalap habis kayu-kayu di dalam gudang, termasuk meluluhlantakkan bangunan. Api berhasil dipadamkan oleh petugas damkar yang dibantu warga sekitar pukul 11.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran ini.
Sementara kebakaran toko bangunan di kawasan Pasar Gambar Kecamatan Wonodadi hingga malam ini masih ditangani petugas. Informasi yang dihimpun, tiga unit mobil damkar dari Tulungagung telah berada di lokasi kebakaran. Toko bangunan yang terbakar informasinya milik Haji Wahid. Penyebab kebakaran belum diketahui. (sa/edt)




