• Login
Bacaini.id
Sunday, September 20, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Dongkrak Penjualan, Penjual Hewan Kurban Berikan Garansi

ditulis oleh Editor
7 July 2022 17:14
Durasi baca: 2 menit
Doni saat memberi makan kambing yang dijualnya. Foto: Bacaini/Darman

Doni saat memberi makan kambing yang dijualnya. Foto: Bacaini/Darman

Bacaini.id, KEDIRI – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menyebabkan lesunya penjualan hewan ternak. Terlebih mendekati momentum Idul Adha, para penjual hewan kurban harus memutar otak untuk bisa mendongkrak hasil penjualan.

Seperti yang dilakukan Doni, seorang penjual kambing kurban di Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Dia melakukan terobosan baru dengan memberikan garansi kepada pembeli atau pemesan kambing kurban yang dijualnya.

“Garansi itu sebagai jaminan, kambing kurban yang dipesan akan dikirim dalam kondisi sehat. Selain itu, kalau kambing yang sudah dipesan dan ternyata sakit waktu hari H pengiriman, pembeli boleh menukarnya,” kata Doni kepada Bacaini.id, Kamis, 7 Juli 2022.

Menurut Doni, wabah PMK saat ini sangat berdampak pada hasil penjualan hewan kurban. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, penurunan penjualan hewan kurban tahun ini mencapai angka 60 persen.

Doni menyebutkan, penurunan penjualan terjadi karena pembeli tidak mau ambil resiko dan bahkan memutuskan menunda berkurban pada Idul Adha tahun ini. Faktor lainnya adalah karena adanya wabah PMK ini, penjual hewan kurban tidak bisa melakukan pengiriman ke luar kota.

“Setelah ada penawaran garansi, hasilnya lumayan. Sekitar 10 hari sebelum hari H, dari stok 120 ekor, sudah 60 ekor kambing sudah laku. Tapi transaksinya memang menurun, tahun lalu 10 hari sebelum Idul Adha sudah ada 100 ekor yang laku,” bebernya.

Lebih lanjut, Doni juga mengungkapkan jika satu pekan ini, harga kambing kurban mulai naik sekitar Rp300 hingga Rp700 ribu per ekor.

“Sepekan ini naik antara Rp2,5 juta sampai Rp6 juta, tergantung bobot kambingnya,” imbuhnya.

Penulis: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: garansi hewan kurbanidul adhapenjual hewan kurbanpenyakit mulut dan kuku
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Elim Tyu Samba bakal calon Ketua Umum KONI Kota Blitar 2026-2031

Surat ½ Terbuka untuk Elim Tyu Samba Jelang Musorkotlub KONI Blitar

Ilustrasi silat. Anggota perguruan silat mengikuti tradisi bulan Suro dalam kegiatan pengesahan dan doa bersama di Jawa Timur

Dulu Menertawakan Pesilat, Kini Ikut Latihan

Cara orang tua memberi instruksi agar anak mau menurut dan kooperatif

Anak Sering Membantah? Begini Cara Orang Tua Memberi Instruksi agar Lebih Manut

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In