Bacaini.id, MAKKAH – Ratusan ribu jamaah haji ditangkap dan diusir dari Makkah oleh kepolisian Arab Saudi menjelang pelaksanaan ibadah haji 2024. Mereka diketahui melakukan penyalahgunaan visa untuk haji.
Dliansir dari laman Kedutaan Arab Saudi, pemerintah Arab Saudi mengeluarkan beberapa jenis visa. Yakni; visa kerja (tasyira amal), visa kunjungan keluarga (tasyira ziyarah aailiyah), visa residen (tasyira iqamah), visa haji (tasyira hajj), visa umrah (tasyira umrah), visa bisnis (tasyirah ziarah al-amal), visa cargo delivery (tasyira tawshiil al-badhai), visa pelajar (tasyira dirasiyah), visa kunjungan pribadi (tasyirah ziyarah al-syakhsiyah), visa diplomatic, visa transit (tasyirah murur), visa berobat (tasyira al-ilaj), dan visa turis (tasyira siyaha).
Visa yang dapat digunakan pada rentang waktu pelaksanaan haji hanyalah visa Haji (Hajj). Visa ini dapat discan dari barcode dokumen visa yang tertera.
Untuk melakukan pengecekan validitas dan visa yang kita pegang, dapat melakukan scanning barcode menggunakan handphone. Secara otomatis perangkat kita akan tersambung dengan laman website database visa pemerintah Arab Saudi.
Pengecekan visa haji ini dilakukan oleh petugas keamanan pemerintah Arab Saudi saat turun dari pesawat. Pemeriksaan kembali dilakukan saat akan keluar mengambil bagasi.
Tak selesai di bandara. Pemeriksaan kembali dilakukan saat perjalanan dari Bandara Jeddah menuju Mekkah. Terdapat tiga pos penjagaan yang menghentikan semua jenis kendaraan untuk dilakukan pemeriksaan terhadap penumpang, sopir kendaraan, dan muntayib (pendamping/pembimbing).
Jika ditemukan jamaah yang menggunakan visa bukan tipe visa haji, kendaraan dipaksa putar balik dan tidak boleh melanjutkan perjalanan menuju Mekkah.
Penelusuran Bacaini.ID terdapat beberapa hal yang menyebabkan jamaah tertipu oleh travel yang tidak bertanggung jawab. Karena itu selalu perhatikan hal-hal berikut saat mengurus kelengkapan berhaji:
Cek tiket pesawat.
Segera periksa kode booking pesawat kamu, baik keberangkatan maupun kepulangan. Pastikan kode booking sesuai dengan maskapai pesawat yang digunakan. Banyak jamaah haji di Arab Saudi yang menjadi korban penipuan travel dengan memberi tiket palsu.
Pastikan jenis visa.
Pastikan sebelum berangkat dari bandara Indonesia telah memiliki visa Haji. Untuk melakukan pengecekan lakukan scan dengan camera handphone. Visa ini memastikan kelancaran pada saat check-in di counter check-in maskapai penerbangan.
Gelang haji logam.
Calon jamaah akan mendapat gelang haji dari logam yang dikeluakan Departemen Agama RI. Gelang ini berguna sebagai identitas dan nametag dari biro travel Anda. Sedangkan gelang berisi barcode dan nametag haji yang memiliki barcode dan nomor Maktab tenda saat wukuf akan dibagikan pada saat tiba di Mekkah. Biasanya agar tidak terjadi kehilangan, gelang ini dibagikan menjelang Wukuf.
Nametag terkoneksi database Nusuk
Menjelang Wukuf, pastikan menggunakan nametag yang dikeluarkan dari Pemerintah Arab Saudi saat bepergian. Nametag ini berisi barcode yang terkoneksi dengan database Nusuk. Para jamaah akan menggunakan dua name tag, name tag dari travel (ada foto dan kontak person travel) dan name tag dari Nusuk.
Semoga Haji Anda mabrur, dan seluruh amal ibadah diterima Allah SWT.
Penulis: Danny Wibisono
Editor: Hari Tri Wasono