• Login
Bacaini.id
Sunday, February 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Bulan Hantu Imlek: Waktunya Arwah Leluhur Turun ke Dunia

ditulis oleh Editor
27 August 2025 07:00
Durasi baca: 2 menit
Perayaan bulan hantu imlek etnis tionghoa

Bulan hantu imlek masyarakat etnis tionghoa (foto/Pinterest)

Bacaini.ID, KEDIRI – Bulan Hantu atau bulan ke-7 Imlek dikenal dalam tradisi masyarakat etnis Tionghoa.

Pada tahun ini Bulan Hantu jatuh pada tanggal 23 Agustus hingga 21 September.

Selama satu bulan penuh gerbang alam arwah diyakini terbuka dan roh orang-orang yang meninggal turun ke dunia.

Selama itu sebagian masyarakat Tionghoa melakukan tradisi sembahyang dan berhati-hati terhadap sejumlah pantangan.

Mereka menghindari bepergian jauh atau tidak berenang.

Puncak perayaan Bulan Hantu adalah Festival Hantu Kelaparan atau Zhong Yuan Jie pada hari ke-15 bulan ke-7.

Dalam kalender masehi tepat pada tanggal 6 September 2025.

Di Indonesia dikenal sebagai Sembahyang Cioko. Tujuan ritual ini adalah memberi persembahan kepada roh agar tidak mengganggu kehidupan.

Tradisi dan Kepercayaan Bulan Hantu Imlek

Bulan Hantu adalah waktu para arwah leluhur turun ke dunia mengunjungi keluarga. Termasuk arwah yang tidak pernah disembahyangi.

Masyarakat etnis Tionghoa selama Bulan Hantu melakukan ritual sembahyang.

Juga memberikan persembahan berupa makanan dan kertas sembahyang agar roh-roh leluhur tidak mengganggu mereka.

Puncak peringatan yang dilakukan pada hari ke-15 adalah hari yang dipercaya para arwah sangat aktif berinteraksi dengan keturunannya.

Terutama pada roh-roh yang kelaparan, yaitu roh yang tidak pernah disembahyangi dan diberi persembahan.

Ritual puncak perayaan Bulan Hantu di tanggal 15 Imlek adalah Sembahyang Cioko.

Biasanya masyarakat etnis Tionghoa mendirikan altar di luar rumah dan membagikan makanan kepada para fakir miskin setelah sembahyang.

Untuk yang beragama Buddha, tradisi ini dikenal sebagai Ullambana, upacara untuk menyelamatkan makhluk yang menderita.

Pantangan dan Makna Bulan Hantu Imlek

Bulan Hantu dipercaya kurang baik untuk beraktivitas tertentu karena banyak roh-roh leluhur berkeliaran.

Karenanya, etnis Tionghoa memiliki beberapa pantangan seperti bepergian, pindah rumah, membuka bisnis baru hingga berenang.

Bulan Hantu memiliki makna mendalam bagi etnis Tionghoa dan umat Buddha.

Selain aspek spiritual, Bulan Hantu mengajarkan generasi untuk berbakti kepada leluhur mereka, tetap menghormati walaupun secara fisik mereka sudah tidak ada.

Bulan Hantu juga dianggap sebagai bulan yang penuh berkah dengan berbakti pada sesama, berbagi dan menebarkan kasih pada yang lemah.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: arwah leluhurbulan hantubulan hantu imleketnis tionghoaimlek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Paket MBG di Trenggalek dengan buah jeruk diduga busuk dan berulat

Buruknya Menu MBG Bikin Geram, Warga Trenggalek Terima Buah Busuk dari Dapur Yayasan

Donasi buku untuk anak-anak dalam gerakan literasi global

Tidak Suka Hari Valentine? 14 Februari Juga Diperingati Hari Pemberian Buku Internasional

Jalan Dhoho Kediri tertutup abu vulkanik Kelud

Nostalgia Erupsi Kelud 2014: Malam Mencekam, Kediri Lumpuh, Yogyakarta Gelap

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In