• Login
Bacaini.id
Sunday, March 22, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Bukan Hanindhito, Sosok Inilah Yang Mengusulkan Pembangunan Bandara Kediri

ditulis oleh Redaksi
25 July 2025 17:09
Durasi baca: 2 menit
Mantan Bupati Kediri Sutrisno (kiri) mendampingi istrinya Haryanti dalam pelantikan Bupati kediri. Foto: istimewa

Mantan Bupati Kediri Sutrisno (kiri) mendampingi istrinya Haryanti dalam pelantikan Bupati kediri. Foto: istimewa

Bacaini.ID, KEDIRI – Keberadaan Bandara Internasional Dhoho di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri sudah dikenal luas. Bandara ini menjadi ikon Kabupaten Kediri, selain monumen Simpang Lima Gumul dan Gunung Kelud.

Sempat beroperasi dan menjadi jalur transportasi udara di wilayah Jawa Timur bagian Selatan, Bandara Dhoho digadang-gadang menjadi pendongkrak ekonomi rakyat sekaligus aset Pemkab Kediri.

Meski diresmikan di era pemerintahan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, namun gagasan pendirian bandara ini bukan dari dia. Jauh sebelum Dhito menjadi bupati, ide mendirikan bandara di Kabupaten Kediri sudah dilontarkan oleh Sutrisno.

Ia adalah Bupati Kediri periode 2000 – 2010, yang tercatat meninggalkan banyak bangunan besar. Diantaranya adalah Monumen Simpang Lima Gumul dan kawasan wisata Gunung Kelud.

Di era pemerintahannya, Sutrisno sempat melontarkan ide membangun bandara di Kabupaten Kediri. Bukan sekedar wacana, ide tersebut telah dituangkan dalam feasibility study (FS), yakni studi untuk menilai kelayakan proyek serta semua SDM dan logistik yang telah dipersiapkan. Selain itu, FS juga bisa menganalisis angka return on investment yang akan  diraih oleh perusahaan atau pihak penyelenggara.

Setelah mendapat masukan positif, Sutrisno kemudian menyiapkan lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan bandara, yakni di Kecamatan Plemahan, Kunjang, Purwoasri, Ngancar, dan Plosoklaten. Lokasi itu berbeda dengan lokasi pembangunan bandara yang saat ini berdiri. Kala itu skema pembangunannya direncanakan dibiayai oleh Pemda Kabupaten Kediri secara multi years.

Namun hingga Sutrisno turun dari kursi kepala daerah tahun 2010, rencana itu tak terealisasi. Perjuangan mendirikan bandara diteruskan di era pemerintahan istrinya Haryanti Sutrisno di periode 2010 hingga 2020. Tahun 2013 Haryanti memasukkan pembangunan bandara masuk dalam pasal 12 Perda No.14/2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Itulah tonggak pembangunan bandara di Kabupaten Kediri, yang diresmikan di era pemerintahan Hanindhito Himawan Pramana.

Penulis: Hari Tri Wasono  

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Bandara Kediriharyanti sutrisnomonumen simpang lima gumul
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

wanita dengan kulit sawo matang mengenakan outfit emerald dan cream

Keuntungan Punya Kulit Sawo Matang dalam Fashion

ayam lodho pak yusuf trenggalek dengan kuah santan kental

Saatnya Menikmati Legenda Ayam Lodho Pak Yusuf Trenggalek

Ilustrasi pidato Soekarno di Kongres Muhammadiyah 1965 terkait ambisi nuklir Indonesia

Fantasi Nuklir Soekarno di Kongres Muhammadiyah 1965: Ambisi Bom Atom yang Tak Terwujud

  • Ilustrasi seseorang mengirim ucapan Idul Fitri 2026 melalui WhatsApp di ponsel

    Daftar Ucapan Idul Fitri 2026 Paling Lengkap dan Tinggal Copas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar SPPG Nakal di Blitar yang Dihentikan BGN, 46 Lokasi di Kota dan Kabupaten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In