• Login
Bacaini.id
Tuesday, January 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Blitar di Masa Silam Pemasok Selir Raja-raja Mataram

ditulis oleh Editor
10 October 2023 08:12
Durasi baca: 3 menit
Blitar di masa Silam pemasok selir Raja-raja Mataram. (foto ilustrasi/ist)

Blitar di masa Silam pemasok selir Raja-raja Mataram. (foto ilustrasi/ist)

Bacaini.id,BLITAR – Wilayah Blitar, Jawa Timur pada masa silam merupakan salah satu daerah pemasok selir raja-raja Mataram. Pada masa itu Blitar terkenal dengan perempuan-perempuan cantiknya.

Tahukah apa itu selir? Dalam bahasa Jawa halus selir kerap disebut garwa ampeyan atau garwa ampil atau garwa paminggir, yakni seorang perempuan yang telah diikat tali kekeluargaan oleh seorang laki-laki, tetapi tidak menyandang status istri.

Status selir di bawah istri yang tugasnya membuat laki-laki yang mengikatnya senantiasa merasa senang. Namun tidak sedikit yang menganggap selir juga seorang istri, namun bukan utama.

Kehadiran selir di pusat kekuasaan raja untuk memenuhi kebutuhan ranjang dan kekuasaan. Menjadikan perempuan sebagai selir atau kelak bila bernasib baik bisa menjadi permaisuri, merupakan salah satu strategi raja-raja Jawa.

Dilansir dari buku Bukan Tabu di Nusantara (2018), selir menjadi semacam perkawinan politik, yakni perpaduan antara motif politik dan seksual penguasa tertinggi kerajaan.

Usai menang perang, raja Mataram dan pengikut pentingnya kemudian menikahi putri atau saudara penguasa yang kalah. Karenanya beberapa selir merupakan putri bangsawan bawahan.

Kendati demikian ada bangsawan rendah yang dengan senang hati menyerahkan sang puteri kepada raja sebagai tanda loyalitas dan sekaligus tanda takluk. Hal itu juga dilakukan rakyat dengan harapan bisa meninggikan derajat sosial.

“Apalagi jika kelak mampu melahirkan anak bagi sang raja”.

Selain Blitar ada 10 daerah lain yang terkenal sebagai “penghasil” selir untuk raja Mataram. Di Jawa Timur, para perempuan cantik yang biasa disiapkan untuk selir di antaranya berasal dari wilayah Malang, Lamongan dan Banyuwangi.

Sedangkan selir dari Jawa Tengah banyak yang didatangkan dari wilayah Kabupaten Pati, Jepara, Grobogan dan Wonogiri. Sementara dari Jawa Barat banyak yang berasal dari daerah Kabupaten Indramayu, Karawang dan Kuningan.

Selir secara etimologi berasal dari kata sineliran yang berarti yang dipilih. Selir mempresentasikan besar kecilnya kekuasaan. Semakin banyak selir, kewibawaan raja dipandang semakin besar.

Pada masa kolonial Belanda, selir mendapatkan tafsir berbeda, yakni dilekati sudut pandang yang lebih negatif. “Selir diartikan sebagai bijwiff atau concubine alias gundik”.

Seiiring itu tradisi sineliran di lingkungan kerajaan mulai luntur. Paska Perang Jawa atau Perang Diponegoro (1825-1830), daerah-daerah yang sebelumnya terkenal sebagai pemasok selir raja Mataram, diketahui bergeser menjadi pemasok praktik prostitusi di kota-kota besar.

Munculnya praktik prostitusi berjalan seiring dengan kebijakan pemerintah Hindia Belanda yang mengembangkan kawasan perkebunan, membuka jalur jalan raya, termasuk pelabuhan.

Kebutuhan para pekerja yang rata-rata kaum pria itu bukan hanya terkait urusan makanan. Para pekerja yang kesepian, yakni karena adanya larangan membawa keluarga, khususnya istri, membuat mereka membutuhkan memuaskan syahwat.

“Karena itu, selain warung, berdiri pula tempat prostitusi untuk memenuhi dahaga dan kebutuhan lain para kesepian itu”.  

Pada tahun 1864, sesuai catatan resmi pemerintah Hindia Belanda, di Surabaya Jawa Timur terdapat 228 perempuan penghibur yang berada di bawah 18 rumah pelesiran.

Tidak sedikit dari perempuan penghibur itu berasal dari daerah-daerah yang dulunya terkenal sebagai pemasok selir raja-raja Jawa.

Penulis: Solichan Arif  

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: gundikHindia Belandakolonialpemasok selirprostitusiraja jawaraja mataramselir
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

Sekolah atau Koperasi? 9 SD di Tulungagung Diusulkan Jadi Gerai KDMP, 3 Masih Aktif

Ilustrasi Ratu Kalinyamat, Ratu Jepara abad ke-16 yang memimpin armada laut melawan Portugis di Malaka

Ratu Kalinyamat: Ratu Jepara yang Membuat Portugis Ketar-ketir

Ilustrasi GERD atau penyakit asam lambung yang viral dikaitkan dengan kematian selebgram Lula Lahfah

GERD Bisa Mematikan? Polemik Kematian Lula Lahfah dan Fakta yang Terungkap

  • Angin kencang dan awan gelap melanda wilayah Jawa Timur saat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem

    Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Harapan Jaya Terobos Lampu Merah, Tabrak Mobil, Motor, dan Rumah di Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Perlu Wisata Alam, Kuliner Khas Nganjuk Ini Bikin Orang Rela Balik Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In