• Login
Bacaini.id
Saturday, February 14, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Betawi Punya Benyamin, Kediri Punya Titi Qadarsih

ditulis oleh
22 September 2020 08:31
Durasi baca: 2 menit
Indra "Slank" bersama ibunya Titi Qadarsih. Foto: istimewa

Indra "Slank" bersama ibunya Titi Qadarsih. Foto: istimewa

Hari ini publik tanah air dikejutkan oleh munculnya gambar Benyamin Sueb sebagai Google Doodle. Sebuah pengakuan atas ketokohan Benyamin sebagai seniman yang merawat budaya Betawi.

Selasa, 22 September 2020, perusahaan multinasional Amerika Serikat Google memilih Benyamin Sueb menjadi ikon Google Doogle. Pengguna dapat melihat sosok seniman legendaris Betawi tersebut pada huruf “G”. Sementara pada keempat huruf lainnya, Google juga menampilkan empat hal yang erat kaitannya dengan Benyamin. Seperti ondel-ondel dan peralatan musik tanjidor.

Ketokohan Benyamin Sueb memang tak diragukan. Demikian pula Titi Qadarsih, seniman serba bisa yang malang melintang di industri hiburan tanah air.

Titi Qadarsih lahir di Jalan Yos Sudarso 26 Tulungrejo Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri pada 22 September 1945. Ayahnya Mohammad Sardjan adalah Menteri Pertanian dari Partai Masyumi dalam Kabinet Wilopo.

Bakat seni Titi tumbuh sejak kecil. Mengutip laman wikipedia, sejak kecil Titi gemar menirukan liuk-liuk asap. Dia bahkan sempat mempelajari tari balet klasik. Bakat itu meluas menjadi penari, pesenam, pelukis, penyanyi, hingga dunia peran.

Titi Qadarsih saat masih muda. Foto: istimewa

Titi mengawali kariernya sebagai anggota grup penyanyi Salanti Bersaudara pada tahun 1964. Ia pun menjadi primadona di Sanggar Karya pimpinan Juni Amir, yang mengisi acara tarian di Hotel Indonesia. Titi sempat membentuk Venus Girl Dance Group, sebelum banting setir menjadi peragawati dan foto model.

Kecintaan TIti pada dunia hiburan membuatnya gagal menyelesaikan pendidikan formal. Dia pernah tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia jurusan Bahasa Inggris (1962-1963) dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia (1963-1964). Dua pendidikan itu tak pernah diselesaikan.

Tercatat sudah 19 judul film dia perankan dengan satu diantaranya mengantarkan sebagai nominator Festival Film Indonesia tahun 1982 dalam Film ‘Jangan Ambil Nyawaku’.  Di dunia tarik suara Titi pernah berduet dengan penyanyi legendaris Gombloh.

Bakat ini menurun kepada anaknya Indra Qadarsih yang menjadi keyboardis grup musik Slank. Persona Indra Qadarsih melekat dengan Slank, bahkan hingga dirinya hengkang dan membentuk BIP bersama Bongky dan Pay Siburian. Kini Indra Q tengah konsen dengan dua sejawatnya di project 31F.

Meninggalnya Titi Qadarsih pada 22 Oktober 2018 di usia 73 membuat dunia seni tanah air berduka. Titi adalah potret kerja keras dan dedikasi terhadap kesenian, yang memulai  langkah dari Pare Kediri. (HTW)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: benyamin suebgoogle doodleslanktiti qadarsihtokoh kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Jalan Dhoho Kediri tertutup abu vulkanik Kelud

Nostalgia Erupsi Kelud 2014: Malam Mencekam, Kediri Lumpuh, Yogyakarta Gelap

Pendamping hukum Revolutionary Law Firm menyampaikan ultimatum kepada Perhutani dalam audiensi soal hak kelola hutan di Blitar

Bukan Forum Basa-basi! Warga Blitar Kepung Perhutani, Ultimatum Soal Hak Kelola KHDPK

Penukaran uang baru Lebaran 2026 di layanan BI

Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 Dibuka, Ini Jadwal dan Cara Daftar Online

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In