• Login
Bacaini.id
Friday, February 13, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Berurai Air Mata, Ayah Korban Hanyut Mengadu ke Mas Dhito

ditulis oleh
28 March 2023 11:33
Durasi baca: 2 menit
Mas Dhito saat bertemu orang tua korban hanyut. Foto:Istimewa

Mas Dhito saat bertemu orang tua korban hanyut. Foto:Istimewa

Bacaini.id, KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mendatangi rumah orang tua dari kakak beradik yang hanyut di aliran selokan Jalan Kapten Tendean, Kota Kediri. Sambil berurai air mata, ayah korban menceritakan musibah itu kepada Mas Dhito.

Kedatangan Mas Dhito di Dusun Seminang, RT 05/03, Desa Sumberagung, Kecamatan Wates pada Senin (27/3) malam mengejutkan pasangan Hendri Supriyono, 46 tahun dan Sulastri, 42 tahun. Saat ditemui bupati, kedua orang tua kakak beradik yang hanyut terbawa arus itu masih diselimuti kesedihan.

Kepada Mas Dhito, Hendri Supriyono berharap agar anaknya yang masih hilang terseret sungai bisa ditemukan. “Saya sudah tidak mau kehilangan anak untuk kedua kalinya pak,” ucap Hendri Supriyono sambil terus memutar tasbih di tangan.

Kepada kedua orang tua korban, Mas Dhito menyampaikan ucapan bela sungkawa atas musibah yang telah terjadi. “Saya mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga Bapak Supriyono dan Ibu Sulastri,” kata Mas Dhito.

Kedua anak pasangan Hendri Supriyono dan Sulastri yang menjadi korban hanyut di aliran selokan tersebut yakni M Alvian Sausa Endriano, 10 tahun, yang merupakan anak kedua dan si bungsu M Rohman Endriano yang masih berusia 4 bulan.

Kejadian nahas itu terjadi Sabtu (25/3) malam usai wilayah Kediri diguyur hujan deras sejak sore hari hingga menjadikan aliran air selokan meluap ke jalan. Saat itu, Hendri Supriyono bersama Sulastri dan kedua anaknya berboncengan motor  hendak perjalanan pulang dari Jabon, Kecamatan Banyakan.

Begitu melintas di sekitaran lokasi, tiba-tiba motor yang ditumpangi mogok. Saat sang ayah berusaha membenahi motor, Sulastri bersama kedua anaknya yang menunggu di tepian jalan tak mengetahui tepat mereka berdiri berada di tepi selokan hingga terperosok ke selokan dan terbawa arus.

Dalam insiden itu, Sulastri berhasil diselamatkan, namun kedua anaknya ikut terbawa arus. Setelah semalaman dilakukan pencarian pada Minggu (26/3) pagi korban M Rohman Endriano, 4 bulan diketemukan dalam keadaan meninggal, sedang sang kakak masih terus dalam pencarian tim gabungan bersama relawan.

“Langkah yang kami lakukan selain pencarian kita juga akan memberikan pendampingan untuk mengobati trauma yang masih dialami keluarga,” ungkap Mas Dhito.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri Edy Suprapto yang juga ikut mendampingi bupati menemui keluarga korban menerangkan, proses pencarian satu korban yang belum diketemukan masih terus berjalan. Dalam pencarian itu, sebagian tim tetap melakukan penyisiran di sepanjang anak sungai di sebelah Utara lokasi kejadian, sedang sebagian melakukan pencarian di Sungai Brantas.

“Berdasarkan SOP, pencarian dilakukan sampai dengan tujuh hari. Kita berharap semoga dalam proses pencarian korban segera ditemukan,” tuturnya. (ADV)

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Bupati Dhitokabupaten kediripemkab kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi kepiting beracun di perairan tropis

Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

Kreator Filipina sebelum makan kepiting beracun untuk konten

Viral Mati Konyol Demi Konten: Kreator 51 Tahun Tewas Usai Santap Kepiting Beracun

Konferensi pers Polres Trenggalek terkait penipuan BCA Mobile palsu

Kebelet Pinjaman Bank Rp1 Miliar, Ibu di Trenggalek Malah Kehilangan Rp150 Juta

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In