• Login
Bacaini.id
Tuesday, January 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Berburu Ikan Mabuk Sudah Ada Sejak Kerajaan Airlangga

ditulis oleh
7 March 2023 21:20
Durasi baca: 2 menit
Tiga orang serdadu Belanda menyaksikan kegiatan nyirib sekitar 1948. Foto: dokumen keluarga Flif Peeters. by historia.id

Tiga orang serdadu Belanda menyaksikan kegiatan nyirib sekitar 1948. Foto: dokumen keluarga Flif Peeters. by historia.id

Bacaini.id, KEDIRI – Momentum berburu ikan mabuk di sungai ternyata sudah dilakukan masyarakat sejak jaman Kerajaan Airlangga. Momentum ini bahkan tergurat dalam relief Candi Borobudur.

Pegiat sejarah dan budaya yang juga dosen sejarah Universitas Nusantara PGRI Kediri, Sigit Widiatmoko mengatakan kegiatan mencari ikan mabuk akibat penggelontoran bendungan (pladu) sudah terjadi di abad 10.

“Pada era Kerajaan Airlangga sudah dibangun bendungan yang jernih bernama Sapta Arga,” kata Sigit kepada Bacaini.id, Selasa 7 Maret 2023.

Bendungan itu menjadi jalur transportasi masyarakat dan selalu dijaga kebersihannya. Kala itu bendungan dan sungai juga menjadi pusat aktivitas masyarakat yang mencari ikan sebagai makanan utama. Jejak ini masih tergurat di relief Candi Borobudur.

Seperti yang dilakukan zaman sekarang, pembersihan bendungan di era Kerajaan Airlangga juga dilakukan dengan metode pengurasan. Sehingga fenomena orang berburu ikan mabuk di bantaran sungai sudah dilakukan sejak dulu.

“Seiring perkembangan teknologi informasi, istilah pladu cepat populer di masyarakat. Tidak hanya mencari ikan, pladu juga menjadi wisata atau kesenangan,” kata Sigit.

Istilah pladu, menurut Sigit, sudah berkembang cukup luas. Tidak hanya pada momentum pengurasan air bendungan, tetapi juga metode lain yang dipakai untuk membuat ikan mabuk juga disebut pladu.

Di jalur Sungai Brantas, pladu dilakukan oleh pengelola Waduk Wlingi dan Lodoyo Blitar. Selain membersihkan dasar waduk dari endapan, pladu juga untuk menjaga ekosistem air dengan menebarkan benih ikan baru.

Masyarakat pun berbondong-bondong mencari ikan di Sungai Brantas yang mabuk karena pusaran air. Mereka menangkap dengan alat sederhana seperti kail dan jala untuk menangkap ikan mabuk.

Penulis: Novira Kharisma
Editor: Hari Tri Wasono

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kerajaan airlanggapladusungai brantas
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

Sekolah atau Koperasi? 9 SD di Tulungagung Diusulkan Jadi Gerai KDMP, 3 Masih Aktif

Ilustrasi Ratu Kalinyamat, Ratu Jepara abad ke-16 yang memimpin armada laut melawan Portugis di Malaka

Ratu Kalinyamat: Ratu Jepara yang Membuat Portugis Ketar-ketir

Ilustrasi GERD atau penyakit asam lambung yang viral dikaitkan dengan kematian selebgram Lula Lahfah

GERD Bisa Mematikan? Polemik Kematian Lula Lahfah dan Fakta yang Terungkap

  • Angin kencang dan awan gelap melanda wilayah Jawa Timur saat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem

    Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Harapan Jaya Terobos Lampu Merah, Tabrak Mobil, Motor, dan Rumah di Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Perlu Wisata Alam, Kuliner Khas Nganjuk Ini Bikin Orang Rela Balik Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In