• Login
Bacaini.id
Thursday, February 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Begini Cara Aktivis Kenang Kematian Salim Kancil

ditulis oleh
22 November 2020 18:06
Durasi baca: 1 menit
Diskusi pelestarian lingkungan bersama Guru Besar Universitas Brawijaya Malang, Prof. Lukman Hakim dalam Peringatan Hari Pohon Sedunia di Lumajang. (Foto: Bacaini/Moh Badar Risqullah)

Diskusi pelestarian lingkungan bersama Guru Besar Universitas Brawijaya Malang, Prof. Lukman Hakim dalam Peringatan Hari Pohon Sedunia di Lumajang. (Foto: Bacaini/Moh Badar Risqullah)

LUMAJANG – Kematian Salim Kancil yang melawan penambangan pasir ilegal di Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang terus dikenang. Sejumlah aktivis lingkungan menggelar peringatan Hari Pohon Sedunia di kampung itu yang didedikasikan untuk Salim Kancil.

Aktivis yang terlibat gerakan penanaman 2.000 pohon bersama Bupati Lumajang ini datang dari Lumajang, Banyuwangi, Malang, dan Jember. Selama dua hari mereka melakukan kegiatan bertajuk “Terus Tandur Ojok Mundur” dengan penghijauan dan diskusi.

Koordinator Laskar Hijau, A’ak Abdullah Al-Kudus yang turut ambil bagian dalam kegiatan itu menyampaikan, Peringatan Hari Pohon Sedunia digelar di Desa Selok Awar-awar untuk mengenang dan menghormati mendiang Salim Kancil. Mereka juga membuat forum diskusi pelestarian kawasan pesisir bersama Koordinator Sahabat Alam Indonesia, Andik Saifudin dan Guru Besar Universitas Brawijaya Malang, Prof. Lukman Hakim.

Dia menyampaikan kegiatan konservasi ini bukan hanya diikuti oleh keluarga almarhum Salim Kancil. Melainkan juga beberapa organisasi masyarakat seperti Laskar Hijau, Gusdurian, dan organisasi pecinta alam. ” Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang juga terlibat dan mendukung. Mungkin ini baru pertama kali kita berkolaborasi,” kata A’ak.

Guru Besar Universitas Brawijaya, Prof. Lukman Hakim menerangkan kegiatan konservasi adalah manajemen atau pengaturan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Sehingga perlu adanya ilmu untuk mengaturnya agar berjalan dengan baik dan memberikan manfaat untuk semuanya.

Dengan ilmu pengetahuan, perlawanan terhadap para investor perusak lingkungan akan semakin strategis. “Mereka (investor perusak lingkungan) pintar sekali menyusun alasan, alibi dan banyak hal lainnya. Makanya, tidak bisa hanya diimbangi dengan demonstrasi. Tapi juga dengan ilmu pengetahuan itu tadi untuk melawan mereka,” terangnya.

Salim Kancil adalah warga Desa Selok Awar-awar yang dihabisi oleh pelaku penambangan pasir ilegal karena upayanya melindungi lingkungan. Dia dibunuh pada tanggal 26 September 2015 setelah menggalang perlawanan terhadap sindikat penambang pasir di desanya.

Penulis: Moh. Badar Risqullah
Editor: HTW

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: salim kancil
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi agen KGB dan GRU beroperasi di Indonesia era Orde Baru dengan latar gedung pemerintahan dan militer

Sepak Terjang Agen Soviet di Orde Baru: KGB Menyusup ke Militer hingga MPR

Presiden Prabowo Subianto menerima permohonan audiensi dari lima pengusaha nasional di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Selasa malam, 10 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Ini Pembahasan Presiden Prabowo dengan Konglomerat Kakap

UNICEF

BEM UGM Surati UNICEF Usai Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT

  • Suasana sidang di Pengadilan Negeri Sleman saat majelis hakim membacakan vonis 8–10 tahun penjara kepada tujuh terdakwa kasus pengeroyokan terduga klitih

    Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In