• Login
Bacaini.id
Saturday, February 14, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Bau Busuk Peternakan Ayam di Blitar Menyiksa Warga, DPRD Bisa Apa?

Mediasi yang melibatkan eksekutif dan DPRD Kabupaten Blitar terbukti tidak mengubah apa-apa

ditulis oleh Editor
30 December 2025 19:51
Durasi baca: 2 menit
warga blitar lawan peternakan ayam

Warga Desa Ngaringan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar melawan bau busuk peternakan ayam (foto/ist)

Bacaini.ID, BLITAR – Bau busuk yang berasal dari peternakan ayam membuat sebagian warga Desa Ngaringan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Jawa Timur meradang dan melawan.

Kemarahan diungkapkan dengan membentangkan poster berisi hujatan dan tuntutan. Warga 6 RT di Dusun Bintang itu juga mengancam akan memblokade jalan desa.

Kemarahan warga akibat siksaan bau busuk peternakan ayam diketahui sudah memuncak. Sebab mediasi yang melibatkan eksekutif dan DPRD Kabupaten Blitar terbukti tidak mengubah apa-apa.

Dalam mediasi di bulan November disepakati pengolahan limbah kotoran ayam ditutup sementara dengan tenggat waktu sepekan. Kemudian diberi waktu sebulan mendatangkan alat pengolahan limbah.

Namun hingga akhir Desember 2025 dan tahun sudah hendak berganti 2026 persoalan bau busuk peternakan ayam di Desa Ngaringan Gandusari masih juga menyiksa warga.

“Warga siap turun aksi melakukan blokade jalan jika bau busuk ini tidak segera diatasi,” ancam Rifa’i perwakilan warga Ngaringan Kecamatan Gandusari kepada wartawan. 

Baca Juga: Bisnis Kandang Ternak Ayam di Blitar Disorot DPRD, Siapa Bekingnya?

Tolak Kompensasi Bau Busuk Peternakan Ayam

Warga Dusun Bintang Desa Ngaringan hanya ingin terbebas dari bau busuk peternakan ayam. Bagaimana bisa melaksanakan aktivitas sehari-hari tanpa terganggu aroma kotoran ayam.

Karenanya warga tegas menolak ketika pihak perusahaan peternakan ayam menawari kompensasi. Menurut penuturan Wahyunianto, salah seorang warga, siksaan bau busuk dirasakan pagi, siang dan malam.

Tidak sedikit warga yang mulai mengeluhkan rasa mual dan pusing berkepanjangan. “Masalah ini berlangsung lama dan tidak pernah ditangani serius,” katanya.

Setiawan, warga yang lain lagi menambahkan, pemasangan poster dan spanduk di jalan desa adalah peringatan. Jika dalam seminggu tidak ada solusi, warga akan turun untuk memblokade jalan.

“Akses menuju kandang (peternakan ayam) akan kami tutup total,” ancam Setiawan. 

Diketahui sebelumnya DPRD Kabupaten Blitar telah memanggil para pihak untuk dilakukan mediasi terkait bau busuk peternakan ayam.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Anik Wahjuningsih mengatakan perusahaan peternakan ayam tidak bisa serta merta menutup pengolahan kotoran ayam.

Alat-alat pengolahan limbah yang informasinya akan didatangkan dari China dan Korea masih akan diupayakan. Janji itu disampaikan pada13 November 2025.

Namun nyatanya mediasi yang dilakukan DPRD Kabupaten Blitar tidak digubris. Hingga menjelang pergantian tahun 2026, siksaan bau busuk peternakan ayam masih dirasakan warga.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 2026: Taurus Berkibar, Scorpio Perlu Hati hati

Penulis: Tim Redaksi

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: bau busuk peternakan ayam blitar
Via: peternakan ayam
Tags: bacaini.idbau busuk peternakan ayam bitarblitarpeternakan ayam
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Pengolahan Limbah Peternakan Ayam Petelur di Blitar Distop

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Jalan Dhoho Kediri tertutup abu vulkanik Kelud

Nostalgia Erupsi Kelud 2014: Malam Mencekam, Kediri Lumpuh, Yogyakarta Gelap

Pendamping hukum Revolutionary Law Firm menyampaikan ultimatum kepada Perhutani dalam audiensi soal hak kelola hutan di Blitar

Bukan Forum Basa-basi! Warga Blitar Kepung Perhutani, Ultimatum Soal Hak Kelola KHDPK

Penukaran uang baru Lebaran 2026 di layanan BI

Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 Dibuka, Ini Jadwal dan Cara Daftar Online

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In