• Login
Bacaini.id
Tuesday, May 26, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Sering Mandi Tapi Tetap Bau Badan, Waspadai Metabolic Disorder

Bau tubuh tak biasa bisa jadi sinyal gangguan serius dalam tubuh, dari aroma amis hingga manis seperti buah

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
10 April 2026 20:22
Durasi baca: 5 menit
Ilustrasi seseorang mengalami bau badan akibat gangguan metabolisme

Sering mandi tapi bau badan tetap menyengat? Jangan anggap sepele. Bisa jadi itu tanda gangguan metabolisme serius dalam tubuh! (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Bau badan menyengat tidak selalu disebabkan oleh kurangnya kebersihan. Dalam dunia medis, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya metabolic disorder atau gangguan metabolisme yang membuat tubuh gagal memproses zat tertentu. Akibatnya, senyawa berbau keluar melalui keringat, napas, hingga urine.

Baca Juga:

  • Panjang Kaki dan Bau Keringat Jadi Rahasia Chemistry Lawan Jenis

Kemajuan ilmu medis modern telah mengungkap fakta yang lebih kompleks: bau badan tertentu bisa menjadi ‘sinyal darurat’ dari dalam tubuh yang menunjukkan adanya gangguan metabolisme (metabolic disorder). Secara medis, aroma tubuh yang khas, sering disebut sebagai olfactory signature, dapat menjadi indikator penting bagi diagnosis penyakit.

Ketika sistem metabolisme seseorang mengalami malfungsi, tubuh gagal memproses zat kimia tertentu dari makanan. Akibatnya, zat-zat sisa yang seharusnya dihancurkan justru menumpuk dan ‘bocor’ keluar melalui keringat, napas, dan urine.

Metabolisme merupakan proses kimia kompleks di mana tubuh mengubah makanan dan minuman menjadi energi. Dalam proses ini, enzim-enzim khusus bertugas memecah molekul besar menjadi partikel yang bisa diserap atau dibuang dengan aman.

Metabolic disorder, terjadi ketika satu atau lebih enzim ini tidak berfungsi. Ketika ‘jalur pembuangan’ utama tersumbat, tubuh mencari jalan keluar lain. Senyawa kimia yang berbau tajam akhirnya diekskresikan melalui kelenjar keringat, paru-paru melalui napas, dan ginjal melewati urine.

Inilah alasan mengapa mandi berkali-kali atau menggunakan parfum paling mahal sekalipun sering kali gagal menghilangkan bau tersebut; sumber masalahnya ada di dalam sistem biologis, bukan di permukaan kulit.

Bau Badan yang Berhubungan dengan Metabolic Disorder

Ada beberapa aroma spesifik yang menandakan adanya gangguan metabolisme. Berikut di antaranya:

Bau Amis/Anyir (Fish Odor Syndrome)

Secara medis, kondisi ini dikenal sebagai Trimethylaminuria (TMAU). TMAU merupakan gangguan metabolisme langka di mana tubuh tidak mampu memecah senyawa kimia bernama Trimetilamina.

Senyawa ini memiliki aroma yang sangat kuat, mirip dengan ikan busuk atau telur busuk. Bakteri di usus memproduksi trimetilamina saat seseorang mengonsumsi makanan tinggi kolin (seperti telur, hati, kacang polong, dan ikan laut).

Pada orang sehat, enzim flavin-containing monooxygenase 3 (FMO3) di hati akan mengubah trimetilamina yang berbau amis menjadi trimetilamina n-oksida yang tidak berbau. Pada penderita TMAU, enzim FMO3 ini rusak atau kurang. Trimetilamina pun menumpuk dan keluar melalui pori-pori kulit dan napas. Ini alasan mengapa bau badan pada orang tertentu, penderita gangguan metabolisme, tidak bisa dihilangkan hanya dengan sabun maupun parfum.

Bau Manis atau Aroma Buah (Fruity Breath)

Jika napas atau keringat seseorang berbau manis seperti buah atau aseton (pembersih cat kuku), ini bisa menjadi tanda Ketoasidosis Diabetik (KAD). Ini adalah komplikasi serius dari diabetes tipe 1 atau tipe 2 yang tidak terkontrol.

Karena tubuh tidak bisa menggunakan gula sebagai energi, tubuh mulai membakar lemak secara drastis, menghasilkan limbah bernama keton yang berbau manis.

Bau Amonia atau Urine

Ginjal berfungsi menyaring urea dari darah. Ketika ginjal bermasalah, urea tidak terbuang sempurna dan menumpuk di aliran darah. Tubuh kemudian mencoba membuangnya melalui keringat. Bakteri di kulit memecah urea ini menjadi amonia, menciptakan aroma tajam mirip urine atau pembersih lantai di sekujur tubuh.

Bau Apek atau Jamur (Musty Odor)

Bau ini khas bagi penderita Phenylketonuria (PKU). PKU merupakan gangguan genetik di mana tubuh tidak bisa memecah asam amino fenilalanin. Penumpukan zat ini di dalam tubuh menciptakan aroma ‘apek’ (musty) yang khas pada kulit dan urine penderita, terutama pada anak-anak.

Bau Sirup Mapel (Maple Syrup Urine Disease)

Kondisi genetik ini membuat tubuh tidak bisa memproses protein tertentu. Hasilnya, urine dan keringat penderita akan berbau manis yang sangat pekat, mirip seperti karamel atau sirup mapel. Meskipun terdengar ‘enak’, kondisi ini sangat berbahaya jika tidak ditangani sejak bayi.

Yang Harus Dilakukan Ketika Bau Badan Menyengat

Tidak semua bau badan yang menyengat akibat dari Metabolic Disorder. Bau badan yang berubah juga bisa disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu, perubahan hormon (pubertas/menopause), atau infeksi bakteri sederhana.

Mendiagnosis gangguan metabolisme berdasarkan bau badan saja tidaklah cukup. Namun jika merasa perlu memeriksakan diri secara medis, dokter biasanya akan melakukan serangkaian tes.

Tes Urine

Untuk mengukur kadar metabolit tertentu (seperti kadar trimetilamina pada kasus TMAU).

Tes Genetik

Untuk mengidentifikasi mutasi pada gen tertentu (misalnya gen FMO3).

Tes Darah

Untuk melihat profil glukosa, fungsi ginjal, dan fungsi hati secara menyeluruh. Karena sebagian besar gangguan metabolisme bersifat genetik, kesembuhan total sering kali sulit dicapai. Namun, kondisi ini bisa dikelola dengan efektif melalui beberapa pendekatan:

Intervensi Diet (Dietary Management)

Ini merupakan langkah utama. Untuk penderita TMAU, mengurangi makanan tinggi kolin (seperti kuning telur dan daging merah) secara signifikan dapat mengurangi bau. Untuk penderita PKU, diet rendah protein adalah kewajiban seumur hidup.

Pengaturan PH Kulit

Penggunaan sabun dengan pH sedikit asam (5.5 – 6.5) dapat membantu mengikat senyawa berbau di permukaan kulit agar tidak mudah menguap ke udara.

Antibiotik Dosis Rendah

Dalam beberapa kasus, dokter meresepkan antibiotik untuk menekan pertumbuhan bakteri usus yang memproduksi senyawa berbau.

Suplemen Pendukung

Vitamin B12 atau riboflavin (B2) terkadang diberikan untuk membantu meningkatkan aktivitas enzim yang tersisa. Untuk memastikan kondisi dan langkah apa yang harus dilakukan, segera cari bantuan medis terdekat.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: bau badan
Via: metabolic disorder
Tags: bacaini.idBau BadankesehatanMetabolic Disorder
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Paus Leo menyampaikan pengakuan dan permintaan maaf Vatikan atas keterlibatan historis Gereja Katolik dalam praktik perbudakan

Paus Leo Minta Maaf atas Perbudakan, Vatikan Akui Keterlibatan Historis Gereja Katolik

Sutopo bersama kuasa hukumnya, Faris Trihatmoyo. Bacaini/Syailendra

Ajudan Bupati Jombang dan Oknum PNS Dilaporkan Memeras dan Sekap Warga

Komarudin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Trenggalek Lewat PAW

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samanhudi Anwar Akan Mundur Saat Pelantikan Ketua KONI Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Teror Pocong Masuk Jawa Timur, Mengingatkan Publik pada Ninja hingga Kolor Ijo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In