• Login
Bacaini.id
Monday, May 18, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Bapak Gantung Diri, 2 Anaknya Tewas di Blitar

ditulis oleh
29 January 2021 19:46
Durasi baca: 2 menit
Jasad Suyani dievakuasi dari rumahnya di Dusun Sumbertuk, Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, menuju RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi, Kabupaten Blitar (Foto : Bacaini.id/Hasan)

Jasad Suyani dievakuasi dari rumahnya di Dusun Sumbertuk, Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, menuju RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi, Kabupaten Blitar (Foto : Bacaini.id/Hasan)

BLITAR – Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Blitar bagian selatan. Seorang petani dan kedua anaknya ditemukan tewas di rumahnya di Dusun Sumbertuk, Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Jumat, 29 Januari 2021.

Petani bernama Suyani (56 tahun) itu ditemukan dalam posisi menggantung di kamarnya dengan seutas tali yang melilit leher dan tertambat di kayu atap rumah. Di kamar yang lain, anak perempuannya, Nada (21 tahun), dan anak bungsunya, Samuel (9 tahun) ditemukan telentang bersebelahan dalam kondisi tak bernyawa.

“Yang pertama saya lihat Nada dan Samuel, tiduran bersebelahan. Wajah keduanya ditutupi boneka. Saya buka kok kondisinya begitu,” ujar Nurhayah, kerabat dekat keluarga Suyani, kepada Bacaini.id, Jumat, 29 Januari 2021.

baca ini : Pelanggaran Lantas di Blitar Kota Turun

Nurhayah yang juga teman sepermainan Nada itu, sontak berteriak historis saat mendapati kedua anak Suryani tak bernyawa. Teriakannya mengundang tetangga sekitar, dan ketika tetangga berdatangan, baru keberadaan Suyani yang menggantung di kamarnya diketahui.

Polisi menduga kuat Suyani tewas bunuh diri dengan cara menggantung diri, namun terkait penyebab kematian kedua anaknya, polisi belum bisa mengambil kesimpulan.

“Dugaan kuat S (Suyani) bunuh diri. Tapi untuk kedua anaknya, polisi masih harus melakukan pendalaman. Kita tunggu hasil olah TKP (tempat kejadian perkara), dan hasil otopsi,” ujar Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela yang berada di lokasi, Jumat, 29 Januari 2021.

Kapolres juga membenarkan saat pertama ditemukan, tubuh Nada dan Samuel telentang dengan wajah keduanya ditutupi boneka.

baca ini : Khofifah Ingatkan Kapolri Tentang Kejahatan Virtual

Ditanya apakah ada kemungkinan Nada dan Samuel sengaja dibunuh terlebih dulu, Leo menolak menjawab. Namun, dia memperkirakan waktu tewas ayah dan dua anaknya itu sekitar dini hari tadi. “Jasad sudah kaku. Kira-kira tewasnya 9 jam dari sekarang. Perkiraan saya ya dini hari tadi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Sumbertuk, Subiantoro mengatakan, Suyani sudah lama hidup menduda sejak ditinggal mati istrinya sekitar 9 tahun lalu ketika usia Samuel sekitar setahun. Sehari-hari, ujar Subiantoro, Suyani bekerja di ladang. Menurutnya, kondisi ekonomi keluarga itu dalam keadaan sulit.

Sejak beberapa waktu lalu, biaya hidup Suyani dan kedua anaknya lebih banyak ditopang oleh anak sulungnya, Henok, yang bekerja di Timor Leste. “Nada sempat bekerja, tapi beberapa bulan lalu berhenti,” ujarnya.

Penulis : Hasan
Editor : Karebet

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: berita blitar hari iniKeluarga di Blitar meninggal di dalam rumahKriminal Blitar
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Tips fashion perempuan untuk perubahan bentuk tubuh alami

Tips Fashion Perempuan Saat Bentuk Tubuh Berubah, Tetap Chic dan Percaya Diri

Penumpang kereta api memadati area Stasiun Blitar saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026.

Penumpang KA Daop 7 Madiun Naik 18,5 Persen Saat Long Weekend, Stasiun Blitar Padat

Tren AI Exes di Tiongkok memungkinkan pengguna membuat replika digital mantan pasangan menggunakan data pribadi dan kecerdasan buatan (foto/AI/Bacaini.id)

Tren AI Exes di Tiongkok Tuai Pro Kontra, Ahli Khawatir Pengguna Gagal Move On

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peta Dukungan Ketua KONI Kota Blitar: Samanhudi Kantongi 23 Cabor, Tonny 10 Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In