• Login
  • Register
Bacaini.id
Tuesday, January 13, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Bak ‘Wisata’ Baru, Masyarakat Ramai Datangi Lahar Panas Gunung Semeru

ditulis oleh redaksi
6 December 2020 10:02
Durasi baca: 2 menit
Bak ‘Wisata’ Baru, Masyarakat Ramai Datangi Lahar Panas Gunung Semeru

Beberapa pemuda tampak merekam dengan handphone-nya saat lahar panas Gunung Semeru mengalir di Bendungan Bondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang pada Rabu, 3 Desember 2020. (Foto: BacaIni.id/Moh Badar Risqullah) 

LUMAJANG – Lahar panas letusan Gunung Semeru yang mengalir ke beberapa titik sungai di Kabupaten Lumajang, bak lokasi wisata baru yang banyak di kunjungi masyarakat dari berbagai daerah.

Berdasarkan pantauan bacaini.id pada 3-4 Desember 2020 di kawasan Bendungan Bondeli hingga Gladak Perak di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, tampak warga dari beberapa daerah datang berbondong-bondong bersama keluarga, kerabat ataupun temannya hanya untuk sekedar menyaksikan aliran lahar panas.

Beberapa dari pengunjung kedapatan mendekat sampai hanya berjarak sekitar satu meter dari titik aliran lahar panas. Bahkan ada warga yang nekat mencoba menyentuhnya dengan kaki atau pun tangannya.

”Ingin mengetahui saja. Penasaran, seperti apa rasanya (lahar panas Gunung Semeru),” kata Aan, 20 tahun, salah satu warga asal Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang lantas duduk di pinggir aliran lahar panas dan merekamnya dengan handphone, Kamis, 3 Desember 2020.

Tidak jauh berbeda situasi dan kondisi di kawasan Besuk Kobokan di Desa Sumberwuluh pada Jum’at, 4 Desember 2020. Masyarakat berbondong-berbondong datang hanya untuk menonton material awan panas guguran menumpuk di kawasan itu hingga menenggelamkan sebuah ekskavator.

”Sama istri dan anak ke sini (Besuk Kobokan). Penasaran dan ingin tau saja. Katanya ada bego (ekskavator) yang tertimbun di sini,” ujar Supriyadi, warga Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang ini kepada wartawan, Jumat, 4 Desember 2020.

Tak cukup sampai disitu, berdasar keterangan relawan tanggap bencana Gunung Semeru, Riski menyebut, pada hari sebelumnya bahkan ada yang nekat datang rombongan menggunakan mobil pick up hingga minibus hanya untuk melihat aliran lahar panas Gunung Semeru.

”Kemarin itu malah ada yang naik (mengendarai) pick up hingga elf (minibus). Katanya, mereka mau lihat lahar panas. Padahal, saat itu sedang hujan dan bisa dikatakan berisiko,” ungkap Riski, salah satu relawan NU Peduli ini saat ditemui di Desa Sumberwuluh.

Sementara, hasil pantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Gunung api (PVMBG) menyebutkan Gunung Semeru masih berstatus waspada. Disebutkan pula seringkali terjadi guguran lava pijar di Gunung Semeru sejak mengalami erupsi beberapa hari yang lalu.

Penulis : Moh Badar Risqullah
Editor : Karebet

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: berita hari iniberita semeru berita terkinierupsi gunung semerugunung semeru lumajangGunung Semeru MeleteusLumajang
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

pemerintah indonesia mengambil langkah tegas terhadap Grok yang diduga dipakai untuk konten pornografi

Pemerintah Indonesia “Habisi” Grok Imbas Konten Pornografi

ilustrasi gangguan kesehatan mental terkait kasus odgj di trenggalek

Fakta ODGJ di Trenggalek: Mayoritas Laki-laki, Faktor Ekonomi Pemicu Utama

kedai kopi indonesia

Jumlah Kedai Kopi di Indonesia Terbanyak di Dunia

mount paltry
Tekno & Sains

Mount Paltry Gunung Terkecil di Dunia Sukses Kecoh Netizen Internasional

Bacaini.ID, KEDIRI – Mount Paltry diklaim sebagai gunung terkecil di dunia. Lantaran tingginya hanya 7 cm, informasi beserta visual itu...

Baca ini..

Napi Lapas Blitar Diduga Dianiaya Hingga Koma

Patung Macan Kediri Viral, Untung Tidak Tahun 2024, Bisa Ditunggangi Mas Dhito

Model Gamis Rompi Lepas Jadi Tren Baju Lebaran 2026

Kebanyakan Kuliner di Blitar yang Ramai Karena Murah, Bukan Enak, Itu Tak Diragukan

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist


Warning: array_sum() expects parameter 1 to be array, null given in /www/wwwroot/Bacaini/wp-content/plugins/jnews-social-share/class.jnews-social-background-process.php on line 112