• Login
Bacaini.id
Monday, January 26, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Asal-usul Seblak: Dari Kerupuk Sisa Jadi Jajanan Populer

ditulis oleh Editor
18 July 2025 19:22
Durasi baca: 2 menit
Asal-usul Seblak: Dari Kerupuk Sisa Jadi Jajanan Populer (foto/Pinterest)

Asal-usul Seblak: Dari Kerupuk Sisa Jadi Jajanan Populer (foto/Pinterest)

Bacaini.ID, KEDIRI – Seblak memiliki rasa pedas, gurih dan beraroma kencur. Begitulah masyarakat Indonesia mengenalnya.

Makanan khas Bandung ini sukses jadi jajanan kaki lima yang populer di Indonesia. Namun faktanya seblak bukanlah makanan baru.

Sejarah Seblak

Seblak diyakini berasal dari Bandung, Jawa Barat, yang ada sejak sekitar tahun 1940-an.

Awalnya seblak adalah makanan rumahan sederhana yang dibuat untuk memanfaatkan kerupuk sisa.

Kerupuk yang sudah tidak renyah biasanya akan direndam dan diolah dengan bumbu pedas dan kencur agar tetap bisa dimakan.

Di daerah Cianjur dan sekitarnya, sejak dulu masyarakat juga mengenal makanan serupa bernama ‘kerupuk leupas’ atau kerupuk basah.

Namun kerupuk leupas biasanya hanya diberi bumbu sederhana seperti garam dan kencur, tanpa campuran topping seperti seblak modern.

Kata ‘seblak’ sendiri dalam bahasa Sunda berarti terkejut atau mengagetkan.

Mungkin ini berkaitan dengan sensasi pedas dan aroma kencur yang begitu kuat sehingga membuat orang terkejut saat pertama kali mencicipinya.

Transformasi Jadi Jajanan Modern

Dulu seblak hanya berupa kerupuk basah berbumbu kencur yang dimakan saat hujan atau saat ingin ngemil di rumah.

Namun sejak tahun 2000-an, terutama setelah era media sosial berkembang, seblak mengalami transformasi besar.

Jajanan sederhana ini dimodifikasi menyesuaikan selera kekinian.

Aneka kondimen ditambahkan sebagai topping. Seperti ceker ayam, bakso, sosis dan lainnya.

Kepopuleran seblak seiring dengan maraknya tren makanan pedas di awal tahun 2000-an.

Makanan pedas ngetren seiring munculnya warung-warung tenda dan kaki lima yang menjual ayam geprek, ayam penyet sambal super pedas, dan pecel lele sambal korek.

Tren sambal pedas ini pun menjalar hingga muncul mie dengan level kepedasan tertentu dan termasuk juga seblak.

Menurut data dari GrabFood dan GoFood tahun 2024, seblak masuk dalam 10 makanan paling sering dipesan secara online di Indonesia.

Bahkan dalam setahun terakhir, pencarian kata kunci ‘seblak pedas’ di Google mencapai lebih dari 1,3 juta pencarian.

Seblak kini menjadi bagian dari budaya kuliner modern Indonesia.

Dari kerupuk sisa yang dimasak sederhana, kini seblak bertransformasi menjadi jajanan kekinian viral dan tetap eksis di tengah tren kuliner yang dinamis.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: asal usul seblakbandungjajanan populerseblakseblak dari kerupuk sisasejarah seblak
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

Sekolah atau Koperasi? 9 SD di Tulungagung Diusulkan Jadi Gerai KDMP, 3 Masih Aktif

Ilustrasi Ratu Kalinyamat, Ratu Jepara abad ke-16 yang memimpin armada laut melawan Portugis di Malaka

Ratu Kalinyamat: Ratu Jepara yang Membuat Portugis Ketar-ketir

Ilustrasi GERD atau penyakit asam lambung yang viral dikaitkan dengan kematian selebgram Lula Lahfah

GERD Bisa Mematikan? Polemik Kematian Lula Lahfah dan Fakta yang Terungkap

  • Angin kencang dan awan gelap melanda wilayah Jawa Timur saat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem

    Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Harapan Jaya Terobos Lampu Merah, Tabrak Mobil, Motor, dan Rumah di Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Perlu Wisata Alam, Kuliner Khas Nganjuk Ini Bikin Orang Rela Balik Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In