• Login
Bacaini.id
Thursday, April 9, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Apa itu Keluarga Toxic Perusak Hubungan? Ini Ciri-cirinya

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
10 December 2024 18:05
Durasi baca: 3 menit
Apa itu Keluarga Toxic Perusak Hubungan? Ini Ciri-cirinya. (foto ilustrasi/freepik)

Apa itu Keluarga Toxic Perusak Hubungan? Ini Ciri-cirinya. (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Pernikahan bukan hanya menyatukan dua manusia, namun juga dua keluarga.

Memiliki hubungan yang harmonis antar keluarga tentu jadi impian setiap pasangan.

Namun ada kalanya hubungan kekeluargaan ini terganggu oleh beberapa hal. Salah satunya sikap tidak tegas memisahkan masalah pribadi dan keluarga.

Dikutip dari Brides, berikut beberapa indikasi keberadaan keluarga yang justru bisa menjadi “racun” dalam sebuah hubungan:

Selalu Konsultasi pada Keluarga Sebelum Mengambil Keputusan

Salah satu indikator utama pasangan lebih mengutamakan keluarganya adalah ketidakmampuan pasangan mengambil keputusan secara mandiri.

Dia akan selalu bertanya pada keluarganya, entah itu orangtua atau saudara yang lain, sebelum mengambil keputusan baik besar maupun kecil.

Bahkan masalah pribadi yang harusnya bisa diselesaikan berdua doi tetap meminta pertimbangan orangtua.   

Lebih Menghargai Masukan Keluarganya

Kehidupan rumah tangga terasa penuh sesak karena lebih memilih mematuhi nasihat keluarga daripada bertukar pikiran dengan pasangan.

Masalah menyangkut kehidupan berdua lebih baik dibicarakan berdua. Tidak perlu melibatkan orang lain selama kita tidak membutuhkannya. 

Gagal Menetapkan Batasan

Setiap rumah memiliki masalah yang berbeda-beda, walaupun masih satu keluarga. Karenanya mencampuri masalah pribadi tanpa diminta, itu sudah melanggar batasan.

Keluarga yang selalu merasa ingin dilibatkan dalam urusan domestik rumah tangga saudara atau anaknya, red flag!

Begitu juga sebaliknya, keluarga yang selalu membebani kita dengan masalah domestik rumahtangga, itu juga toxic. 

Dibedakan dalam Urusan Keluarga Besar

Seringkali terjadi karena beberapa masalah atau ketidakcocokan, keluarga pasangan membedakan perlakuan.

Seperti tidak diundang atau dilibatkan dalam acara keluarga, tidak diberi seragam keluarga, selalu disindir dalam grup keluarga dan sebagainya.

Ini dapat merusak keharmonisan hubungan berdua apabila pasangan tidak mampu berdiri membela kita di depan keluarganya. 

Interaksi dengan Keluarga yang Selalu Berujung Konflik

Entah karena beda karakter atau apapun, seringkali ada saja keluarga yang memiliki sifat keras dan menang sendiri.

Menghadapi keluarga dengan tipe begini serba salah. Didekati selalu berujung konflik, dijauhi pun juga pasti akan menyebabkan konflik yang lebih besar.

Satu-satunya cara adalah mengabaikan sifat buruknya dan tetap bersikap biasa. Tidak terpancing dengan segala provokasi yang dilakukan.

Saling menguatkan pasangan untuk memberi support mental agar tidak mempengaruhi keharmonisan rumah tangga. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bacainikeharmonisankeluargakeluarga toxic
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin melantik pejabat Pemkot Blitar

Wali Kota Blitar Berhentikan Priyo dari Sekda, Ini Daftar yang Dimutasi

Gus Fawait Pastikan Nasib PPPK Jember Aman hingga 2027, Gus Fawait: Kinerja Bagus, Lanjut!

Mbak Wali Saksikan Pelantikan Pengurus Gerkatin 2023–2028, Perkuat Komitmen Kota Inklusif

  • Ilustrasi sekda. Foto: bacaini.id

    Pj. Sekda Kota Kediri Segera Diganti, Ditunjuk dari Pemkot Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemblokiran TPA Klotok Picu Krisis Sampah di Kota Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada Apa dengan Wawali Blitar Elim Tyu Samba? Absen di Hari Jadi ke-120 Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In