• Login
Bacaini.id
Friday, May 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Alasan Baterai Ponsel Dilarang Diisi 100%, Ternyata Ini Dampaknya

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
25 February 2025 15:48
Durasi baca: 2 menit
Alasan Baterai Ponsel Dilarang Diisi 100%, Ternyata Ini Dampaknya (foto ilustrasi/freepik)

Alasan Baterai Ponsel Dilarang Diisi 100%, Ternyata Ini Dampaknya (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Sebagian besar pengguna ponsel punya kebiasaan mengisi baterai setelah daya tersisa hampir 0%, dan mencabut dari colokan setelah penuh 100%.

Bahkan seringkali mengecharge semalaman, ditinggal tidur dengan harapan saat bangun tidur daya ponsel sudah terisi penuh.

Ternyata cara itu membuat baterai ponsel mudah rusak. Berikut tips agar baterai lebih awet yang dibagikan ahlinya.

Cara isi daya ponsel yang benar

Kita pasti pernah mendengar pendapat mengisi baterai ponsel secara terus-menerus walaupun sudah 100% akan membuat baterai cepat rusak.

Pendapat itu benar adanya. Dikutip dari Huffman, Chao-Yang Wang, direktur Pusat Mesin Elektrokimia di Penn State University, mengisi hingga 100% akan membuat baterai ponsel terdegradasi lebih cepat ketimbang menyisakan daya sedikit lebih rendah.

Kemudian men-charge ponsel terus menerus walaupun sudah terisi penuh, akan membuat tegangan baterai tetap tinggi, yang menyebabkan penuaan kimiawi pada produk.

Para ahli teknik berpendapat, sering mengisi daya ponsel hingga 100% akan membuat kerusakan baterai sekitar 10% hingga 15% lebih cepat sepanjang masa pakai ponsel.

Ini dibandingkan dengan mengisi daya secara konsisten hingga persentase lebih rendah seperti 90%. Namun bukan berarti mengisi baterai hingga 100% tidak boleh.

Intinya, melakukan pengisian daya di bawah 100% akan membuat kerusakan baterai lebih lambat seiring usia ponsel.  

Kapan harus isi daya

Membiarkan baterai ponsel turun hingga 0% dapat membahayakan kemampuan ponsel dalam mengisi daya.

Usahakan untuk mengisi daya ponsel ketika baterai di angka 20%. Untuk kesehatan baterai ponsel yang lebih baik, jaga agar ponsel tidak terlalu panas atau terlalu dingin.

Kerusakan ponsel akibat suhu yang ekstrem, terlalu panas atau terlalu dingin, memiliki potensi lebih besar ketimbang pengisian daya hingga 100% pada suhu normal.

Kebanyakan ponsel sudah memiliki sensor yang akan mengirim notifikasi jika suhu ponsel terlalu panas atau terlalu dingin.

Jika mendapatkan notifikasi tersebut, segera waspada dan biarkan ponsel kembali dalam suhu kamar. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: baterai ponselmerawat baterai ponselponsel
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Musisi Indonesia sukses menembus industri musik dunia

Musisi Indonesia Go Internasional: NIKI, Rich Brian dan no na Guncang Musik Global

Ilustrasi hantu pocong dalam suasana malam di perkampungan Indonesia

Asal Usul Hantu Pocong di Indonesia: Produk Sinkretisme Nusantara

Olahan kambing bakar kecap ala Devina Hermawan dengan bumbu rempah dan irisan cabai merah

Resep Kambing Bakar Kecap ala Devina Hermawan, Tak Serepot Bakar Sate

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In