Bacaini.ID, KEDIRI – Minum air putih sering diabaikan oleh banyak pria. Mereka kerap lebih mengutamakan kopi atau teh yang padahal tidak bisa menggantikan fungsi air putih buat tubuh.
Selama tubuh masih bisa diajak kerja, fokus masih jalan, dan tidak pingsan, kebiasaan kurang minum air sering dianggap sepele.
Bagi pria aktif, baik yang bekerja fisik, duduk lama di kantor, sering begadang, atau rutin olahraga, kurang minum air putih bisa menjadi pintu masuk berbagai masalah kesehatan serius.
Tanpa disadari, dehidrasi ringan akibat kurang air putih secara terus-menerus dapat memengaruhi energi, fungsi organ vital, hingga kualitas hidup pria dalam jangka panjang.
Baca Juga: Minuman Penawar Alami Usai Kebanyakan Makan Daging, Coba Ini!
Dampak Kebiasaan Menunda Minum
Banyak pria baru minum saat benar-benar haus. Masalahnya rasa haus bukan tanda awal, melainkan alarm tubuh bahwa dehidrasi sudah mulai terjadi.
Kesibukan kerja, rapat panjang, aktivitas lapangan, atau terlalu fokus pada gadget membuat sinyal tubuh sering diabaikan.
Berbeda dengan rasa lapar yang cepat disadari, kurang cairan sering ‘diterima’ tubuh tanpa keluhan dramatis.
Inilah yang membuat banyak pria tidak sadar bahwa dirinya mengalami dehidrasi ringan hampir setiap hari.
Sekitar 60 persen tubuh manusia terdiri dari air. Cairan berperan penting dalam mengatur suhu tubuh, mengalirkan nutrisi dan oksigen, menjaga fungsi otak dan otot, juga membantu kerja ginjal dan pencernaan.
Saat asupan air tidak cukup, tubuh akan memprioritaskan fungsi vital dan mengorbankan fungsi lain. Akibatnya, muncul berbagai keluhan yang sering dianggap hal biasa.
Salah satu dampak paling cepat terasa dari dehidrasi adalah penurunan energi dan konsentrasi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dehidrasi ringan saja sudah cukup menurunkan fokus, daya ingat jangka pendek, dan kecepatan berpikir.
Pada pria yang bekerja dengan tekanan tinggi, kondisi ini bisa menimbulkan sejumlah dampak.
• Mudah lelah meski tidak banyak aktivitas
• Sulit fokus saat bekerja
• Mudah emosi dan lebih sensitive
Tak jarang, kondisi ini disalahartikan sebagai stres kerja atau kurang tidur, padahal pemicunya sesederhana kurang minum air.
Baca Juga: Lezatnya Kuliner Pasuruan, Wisata Jangan Lupa Makan Bro
Risiko Dehidrasi terhadap Kesehatan Ginjal Pria
Ginjal merupakan salah satu organ yang paling terdampak oleh kurang minum air.
Pria memiliki risiko lebih tinggi mengalami batu ginjal, dan salah satu faktor utamanya adalah urin yang terlalu pekat akibat kekurangan cairan.
Ini yang terjadi saat tubuh kurang air.
• Ginjal bekerja lebih keras menyaring limbah
• Konsentrasi mineral dalam urin meningkat
• Risiko pembentukan batu ginjal pun naik
Jika dibiarkan, kondisi ini dapat berkembang menjadi gangguan ginjal kronis yang serius.
Pengaruh Kurang Minum Air pada Jantung dan Sirkulasi Darah
Kurang cairan menyebabkan volume darah menurun. Akibatnya, jantung harus memompa lebih keras agar darah tetap mengalir ke seluruh tubuh. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa meningkatkan beban kerja jantung.
Pada pria dengan faktor risiko seperti merokok, kolesterol tinggi, atau tekanan darah tidak stabil, dehidrasi kronis dapat memperburuk kondisi kardiovaskular tanpa disadari.
Dehidrasi dan Performa Fisik Pria
Bagi pria yang rutin olahraga atau bekerja fisik, air berperan penting dalam kontraksi otot dan keseimbangan elektrolit. Ini yang bisa terjadi saat kekurangan cairan.
• Kram otot
• Otot lebih cepat lelah
• Penurunan performa olahraga
• Pemulihan tubuh yang lebih lambat
Ironisnya, banyak pria justru lebih fokus pada suplemen atau minuman energi, tapi lupa kebutuhan cairan paling dasar: air putih.
Kopi, Teh, dan Minuman Manis Bukan Pengganti Air
Banyak pria merasa sudah cukup minum karena mengonsumsi kopi, teh manis, atau minuman energi. Padahal, minuman berkafein dan tinggi gula tidak bisa sepenuhnya menggantikan fungsi air putih.
Kafein bersifat diuretik ringan, sementara gula berlebih dapat memperberat kerja ginjal. Jika dikonsumsi tanpa diimbangi air putih yang cukup, justru bisa memperparah dehidrasi.
Tanda-Tanda Tubuh Pria Kekurangan Air
Beberapa tanda dehidrasi yang sering diabaikan pria antara lain:
• Urin berwarna kuning pekat
• Mulut kering dan bau mulut
• Sering sakit kepala ringan
• Kulit terasa lebih kering
• Mudah lelah tanpa sebab jelas
Jika tanda-tanda ini muncul secara rutin, besar kemungkinan tubuh kekurangan cairan. Menjaga hidrasi tidak harus ribet. Ini beberapa kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan.
• Minum segelas air setelah bangun tidur
• Bawa botol minum sendiri saat beraktivitas
• Minum sedikit tapi rutin, jangan menunggu haus
• Tambah asupan cairan saat berkeringat banyak
• Batasi minuman manis dan berkafein berlebihan
Pria aktif umumnya membutuhkan sekitar 2–3 liter air per hari, tergantung aktivitas dan kondisi tubuh. Kurang minum air mungkin terlihat sebagai masalah kecil, namun dampaknya bisa merembet ke berbagai aspek kesehatan pria: dari energi, fokus, ginjal, hingga jantung.
Kebiasaan sederhana minum air yang cukup setiap hari adalah bentuk perawatan diri paling dasar namun sering dilupakan.
Bagi pria, menjaga hidrasi bukan soal gaya hidup sehat semata, melainkan investasi jangka panjang agar tubuh tetap kuat, produktif, dan berfungsi optimal seiring bertambahnya usia.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif





