• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 13, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ajakan Jaga Alam Mas Ipin kepada Finalis Putri Otonomi Indonesia 2024

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
6 June 2024 18:36
Durasi baca: 2 menit
Ajakan Jaga Alam Mas Ipin kepada Finalis Putri Otonomi Indonesia 2024. (foto/ist)

Ajakan Jaga Alam Mas Ipin kepada Finalis Putri Otonomi Indonesia 2024. (foto/ist)

Bacaini.id, TRENGGALEK – Rangkaian kegiatan pemilihan Putri Otonomi Indonesia (POI) 2024 dimanfaatkan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengajak para finalis melakukan tranplatasi terumbu karang di Pantai Mutiara Trenggalek Rabu (5/6/2024). 

Rangkaian kegiatan itu juga bersamaan dengan HUT ke-24 APKASI. Melalui acara Mutiara Underwater Festival and Conservation (MUF ON), 15 finalis POI diajak melakukan aksi jaga lingkungan.

Bupati Trenggalek Nur Arifin menggaungkan pesan move on dan kembali menjaga alam. Hal itu untuk menyikapi perubahan iklim ekstrem yang berpengaruh buruk bagi kehidupan saat ini. 

Apa yang disampaikan Nur Arifin sejalan dengan cita-cita Kabupaten Trenggalek menuju Net Zero Carbon 2045. Melalui ajang Putri Otonomi Indonesia cita-cita menjaga ekologi bisa ditangkap seluruh daerah di tanah air. 

“Kalau dulu kita mempertahankan nyawa dengan memperjuangkan kemerdekaan. Namun sekarang banyak yang kehilangan nyawa karena krisis iklim yang parah, yang mengakibatkan bencana alam, krisis pangan dan juga perebutan sumber energi yang memicu perang dan juga wabah,” kata bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu. 

Aksi yang berjalan diharapkan bisa memberi penyelamatan lingkungan dari ancaman krisis iklim yang dari hari ke hari semakin ekstrem. Lebih jauh, dalam jangka panjang unit karbon bisa menjadi pendapatan daerah setelah dikonversi sebagai blue karbon  

“Jadi kerangka globalnya, sekarang kita ingin menghitung berapa sih kemampuan serapan karbon yang ada di Kabupaten Trenggalek. Baik di kawasan kehutanan, kawasan pesisir, maupun juga di ekosistem Kars karena juga termasuk bagian dari serapan karbon,” ungkap Mas Ipin. 

“Kemudian berapa sih best line emisi karbon saat ini dan juga emisi gas lain seperti gas metan yang dikeluarkan oleh transportasi, energi, industri, kemudian rumah tangga di Kabupaten Trenggalek. Dan itu nanti yang kita susun apa saja sih langkah langkahnya,” tambahnya. 

Wilayah Trenggalek dalam survey awal diketahui sudah netsink. Artinya terjadi keseimbangan antara emisi yang dilepas dan terserap. Sesuai data, Kabupaten Trenggalek setiap tahun melepas sekitar 3 juta karbon equivalent ton.

Namun yang berhasil terserap sebanyak 27 juta karbon ton equivalent/ tahun. “Sebenarnya kita masih surplus dan yang surplus-surplus itu nanti unitnya bisa kita monetisasi menjadi berkah untuk masyarakat dalam bentuk nila jual karbon dalam bentuk trading,” terangnya.

Ditanya mengenai perkembangan taman bawah laut, Bupati yang juga menjabat Wakil Ketua APKASI itu mengatakan kondisinya semakin membaik.

“Kemarin saya dapat video under water dari teman-teman sudah muncul anemon-anemonnya. Terus kemudian saya lihat ada ikan-ikan nemo dan ikan ikan lain yang sudah mulai muncul. Karena kawasan ini dulu terumbu karangnya korban dari pengeboman (bom ikan),” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bupati trenggalekfinalis POI 2024mas ipin
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Batu rubi jumbo 11.000 karat temuan terbaru di Mogok Myanmar

Rubi Jumbo 11.000 Karat Hebohkan Myanmar, Batu Mulia Terbaik

Ahmad Dhani dan Maia Estianty sambut kelahiran cucu pertama berweton Minggu Pahing

Cucu Ahmad Dhani Lahir Minggu Pahing, Ini Watak dan Karakternya Menurut Primbon Jawa

Aktivitas pedagang di Pasar Pahing kota Kediri. Foto:bacaini/AK Jatmiko

Rupiah Terjun Bebas, Ini Dampaknya Bagi Rakyat Kecil

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In