• Login
Bacaini.id
Thursday, June 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Bantu Petani, Wabup Kediri Beri Bantuan Benih Padi

ditulis oleh
12 April 2021 10:49
Durasi baca: 2 menit

Bacaini.id, KEDIRI – Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa menyerahkan bantuan benih padi untuk petani terdampak banjir di Desa Cengkok, Kecamatan Tarokan, Senin, 12 April 2021. Total bantuan yang diserahkan sebesar 1.250 kg benih padi varietas Inpari 32 untuk luas lahan 50 hektar.

Mbak Wabup Dewi, menyampaikan penyerahan bantuan ini merupakan komitmen pemerintah dalam pemulihan ekonomi bagi petani yang terdampak banjir di Kecamatan Tarokan. Lebih lanjut disampaikan juga bahwa pemerintah kini sedang menyiapkan perbaikan tanggul-tanggul sungai yang jebol yang menyebabkan banjir.

“Bantuan ini diberikan empat desa terdampak banjir yakni Blimbing, Jati, Cengkok dan Kerep. Saya berharap musim tanam selanjutnya tidak ada banjir lagi. Sehingga petani bisa menikmati bantuan benih ini dengan mendapatkan hasil melimpah,” terang Wabup Dewi.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Anang Widodo menjelaskan varietas inpari 32 ini dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi. Harapannya dapat memberikan perbaikan nilai kesejahteraan kepada petani terdampak banjir.

“Pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada petani terdampak banjir. Kenapa baru diberikan di akhir masa penghujan saat ini, karena dengan pertimbangan musim tanam mundur tahun ini,” terang Anang.

Musim tanam mundur karena banyaknya air hujan, menurut Anang, menjadi persoalan petani. Selain itu, penanaman di tengah musim akan memicu serangan hama yang merugikan petani. Di satu sisi, musim tanam April sampai September, nilai jual hasil panennya tinggi. “Itulah yang mendasari langkah pemberian bantuan ini,” tambah Anang. (ADV)

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi sejarah kentang yang pernah ditolak masyarakat Eropa sebelum menjadi pangan populer dunia

Sejarah Kentang: Pernah Dianggap Haram di Eropa Kini Jadi Makanan Populer

Rumah adat Indonesia menyimpan pengetahuan konstruksi tradisional yang dinilai lebih adaptif terhadap gempa

4 Rumah Adat Indonesia Tahan Gempa, Bukti Kearifan Lokal Sejak Dulu

gempa Magnitudo 6,1 di Teluk Meksiko dan gempa Magnitudo 7,8 di Mindanao Filipina

Gempa Kembar Guncang Dunia, M 6,1 di Teluk Meksiko dan M 7,8 Filipina Picu Tsunami

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In