• Login
Bacaini.id
Sunday, March 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Puncak Musim Penghujan, Waspada Banjir Dan Angin Kencang

ditulis oleh
16 January 2021 15:32
Durasi baca: 2 menit

KEDIRI – Data dari Stasiun Geofisika Kelas III Sawahan-Nganjuk menujukan, potensi hujan deras dengan curah yang lebih tinggi dari bulan ini dipredisksi akan terjadi pada bulan Februari 2021. Sabtu, 16 Januari 2021.

Staf Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Sawahan-Nganjuk, Setya Aris mengatakan, tingginya curah hujan tersebut lantaran pada bulan Februari merupakan puncak dari musim penghujan di tahun 2021.

“Di bulan Januari ini hujannya masih batas normal, namun nanti puncaknya di bulan Februari curah hujan bisa lebih tinggi lagi,” katanya.

baca ini : Waspada, Kabupaten Kediri Diterjang Banjir dan Tanah Longsor

Dia juga menjelaskan, hujan dengan curah yang tinggi di tahun ini disebabkan oleh fenomena La Nina yang datang di musim penghujan. Menurut dia, sebenarnya La Nina merupakan fenomena alam biasa, yang menjadi berbahaya adalah saat fenomena tersebut datang di musim penghujan.

“Akibatnya sangat banyak, dan yang saat ini sudah terjadi adalah banjir dimana-mana karena curah hujan meningkat,” katanya.

Yaris melanjutkan, selain prediksi curah hujan tinggi pada bulan Februari, masyarakat juga akan dihadapkan dengan angin kencang pada bulan Maret 2021. Pada bulan tersebut masuk di musim pancaroba, dan angin membawa awan Cumolonimbus ke daerah Jawa. Angin tersebutlah yang sebenarnya membawa potensi baik puting beliung atau bencara angin yang lainnya.
Pada bulan Maret nanti hujan deras juga diprediksi akan terjadi, namun intensitasnya tidak sama dengan bulan Februari dan Januari 2021 ini. “Setelah itu masih ada hujan namun sifatnya akan lebih sebentar durasinya,” jelas Yaris.

Lebih lanjut, Yaris menghimbau untuk masyarakat di wilayah Jawa Timur, khususnya Nganjuk dan sekitarnya untuk lebih berhati-hati di musim penghujan ini, sebab potensi bencana masih akan terus terjadi.

baca ini : Hari ini 8 Kota Jawa Timur Alami Hari Tanpa Bayangan

Selebihnya masyarakat juga diharap bersiaga ketika datang hujan dengan curah tinggi dan durasi yang cukup lama, sebab bisa saja banjir datang karena air yang diturunkan awan sangat deras.

“Masyarakat diminta lebih berhati-hati dan waspada, karena potensinya di musim ini adalah banjir angin kencang, banjir sendiri kemarin juga sudah terjadi di beberapa daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Yaris menyebut telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti BPBD dan Stikholder terkait kebencanaan untuk menginformasikan warning dan apapun yang berhubungan dengan kebencanaan.(Karebet)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Banjirbanjir bandangBMKGla ninaPuting beliung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

mobil listrik charging di SPKLU Indonesia

Mobil Listrik Jadi Solusi Krisis Energi, Ini Hal Penting Sebelum Membeli

Jemaah haji Indonesia bersiap berangkat 2026

Jadwal Keberangkatan Haji Indonesia Tak Terpengaruh Perang Iran

Emil Dardak dan Arumi Bachsin di tradisi Lebaran Ketupat Durenan Trenggalek

Nostalgia Emil Dardak di Lebaran Ketupat Durenan Trenggalek 2026

  • Muscab PKB Blitar 2026 berlangsung tertutup dengan lima kandidat ketua DPC

    Muscab PKB Blitar Penuh Kejutan, Nasa Barcelona Tantang Gus Tamim di Bursa Ketua DPC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Blitar Butuh Nahkoda yang Cakap Ngaji dan Ngopi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Ucapan Idul Fitri 2026 Paling Lengkap dan Tinggal Copas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In