Poin Penting:
- Sembilan kecamatan di Tulungagung masuk zona merah bencana hidrometeorologi, yakni Rejotangan, Kalidawir, Pucanglaban, Tanggunggunung, Besuki, Gondang, Pagerwojo, Sendang, dan Pakel.
- Sebanyak 855 personel disiagakan menghadapi ancaman banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. BPBD juga mengaktifkan Pusdalops selama 24 jam.
- Pemkab Tulungagung melakukan normalisasi parit dan saluran air perkotaan sejak Agustus 2026 dengan target penyelesaian pertengahan Desember.
Bacaini.ID, TULUNGAGUNG – Sembilan kecamatan di Kabupaten Tulungagung masuk zona merah bencana hidrometeorologi menjelang musim hujan 2026. Wilayah tersebut rawan mengalami banjir, tanah longsor hingga angin puting beliung. Untuk mengantisipasi ancaman tersebut, pemerintah daerah melalui BPBD Tulungagung menyiagakan 855 personel siaga bencana yang telah diterjunkan ke wilayah masing-masing.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung Achmad Mugiono mengatakan, 9 kecamatan rawan bencana Tulungagung atau masuk peta rawan bencana itu adalah Rejotangan, Kalidawir, Pucanglaban, Tanggunggunung, Besuki, Gondang, Pagerwojo, Sendang serta Pakel.
“Hampir seluruh kecamatan berpotensi menghadapi bencana hidrometeorologi tahun ini,” kata Achmad Mugiono kepada wartawan Kamis (5/11/2026).
BPBD Tulungagung telah menyiapkan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) yang beroperasi 24 jam. Kemudian menghidupkan lagi desa siaga bencana.
“Selama 24 jam kami siaga menerima laporan. Nanti kami akan koordinasi lintas sektor apabila terjadi bencana alam,” terang Achmad Mugiono.
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengatakan kesiapsiagaan dengan mengerahkan 855 personel telah berjalan maksimal. Para petugas telah diberangkatkan ke wilayah masing-masing. Sementara khusus di kawasan perkotaan, pemerintah daerah telah melakukan normalisasi parit saluran air. Hal itu diklaim mampu meminimalisir kemungkinan banjir.
“Kami sudah mulai melakukan perbaikan kanal atau parit saluran air sejak Agustus. Nanti pertengahan Desember targetnya selesai,” ujarnya. (fkr/sa)




