Bacaini.ID, BLITAR – Pada ajang kejuaraan cabang olahraga boxing (tinju) tingkat pelajar di Kediri, Muhammad Dewa Fortuna Mahaputra Dijagad keluar sebagai juara. Mewakili SDN Bendogerit 1, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, ia menyabet juara satu tinju pada kompetisi yang digelar 29 Agustus 2026.
Sehari-hari dipanggil Dewa, bocah yang masih duduk di bangku kelas VI sekolah dasar tersebut, sebelumnya lebih dikenal sebagai atlet catur. Namanya kerap mewakili Percasi Kota Blitar. Berpengalaman di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Prestasi pada 29 Agustus 2026 bukti kalau Muhammad Dewa bocah multitalenta. Pertarungan tiga ronde di Kediri diselesaikannya dengan baik. Juri pertandingan tinju pelajar menyatakan Dewa sebagai pemenang, dan itu sekaligus mengantarkannya sebagai peraih juara pertama.
“Dewa ini termasuk anak yang multitalenta. Selain tinju, dia juga memiliki kemampuan di bidang catur,” tutur Wahono, Kepala SDN Bendogerit 1 Selasa (1/9/2026).
Lahir dari Keluarga yang Menanamkan Disiplin
Lahir dan tumbuh dari keluarga yang mengedepankan disiplin tinggi, prestasi yang diraih Muhammad Dewa Fortuna Mahaputra Dijagad tidak lepas dari sana. Ayahnya, Moh Trijanto adalah aktivis anti korupsi yang saat ini menekuni profesi praktisi hukum (advokat). Ibunya, Novi Nurhayati seorang pegawai negeri sipil.
Semangat Dewa berkompetisi dan meraih prestasi juga tidak lepas dari pengaruh capaian prestasi kakak-kakaknya, di mana satu di antaranya di komando pasukan khusus dan yang lain masih menjalani pendidikan di SMA Taruna Nusantara. Dewa diketahui juga aktif di olahhraga bela diri silat serta drumband.
Proses dalam olaraga, kata Wahono menjadi hal penting dalam pembentukan karakter, terlebih pada anak-anak di masa pertumbuhan. Pada olahraga ada disiplin, keberanian, kebersamaan dan sportivitas. Dalam hal ini sekolah turut merasa bangga dengan prestasi yang diraih.
“Semoga prestasi yang diraih bisa memotivasi siswa yang lain untuk terus berprestasi dan menjadi generasi yang tangguh, berkarakter, berprestasi, serta berakhlak mulia,” pungkas Wahono. (sa/edt)




