Bacaini.ID, JOMBANG – Salah seorang peserta Muktamar ke-35 NU (Muktamirin) di Ponpes Tambakberas Jombang diduga menjadi korban kekerasan yang kabarnya dipicu beda pilihan. Peristiwa dugaan pemukulan tersebut diungkap oleh KH Abdussalam Sohib atau Gus Salam, kandidat Ketum PBNU 2026-2031.
Korban informasinya salah seorang pengurus PCNU dari luar Jawa. Sedangkan terduga pelaku adalah rekannya di PWNU. “Dari daerah dan namanya mereka dirahasiakan, yang itu mengalami kekerasan. Oleh PWNU, oleh PW-nya,” kata Gus Salam kepada wartawan Sabtu (29/8/2026).
Kekerasan Dipicu Beda Pilihan di Muktamar NU
Menurut Gus Salam, dugaan kekerasan tersebut diduga berkaitan dengan sikap korban yang disebut tidak mengikuti arahan pengurus wilayah, khususnya terkait dengan pilihan di Muktamar ke-35 NU. Korban kemudian diduga dipukul. Ia menyebut kasus ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.
“Sudah dilaporkan kepada Polres Jombang,” terang Gus Salam.
Peristiwa yang terjadi di tengah pelaksanaan Muktamar ke-35 NU tersebut sangat disayangkan oleh Gus Salam. Sesuatu yang memprihatinkan, terlebih berlangsung di dalam agenda besar NU. “Ada kekerasan di tengah-tengah Muktamar ini sangat memprihatinkan,” katanya.
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Magribi Agung Saputra saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan guna mencari kepastian peristiwa yang terjadi. “Kalau bisa ya diselesaikan secara kekeluargaan. Ada atau tidaknya laporan, kita cek dulu,” ujar Magribi saat dihubungi awak media. (sya/sa)




