Bacaini.ID, KEDIRI – Tim Penyidik Kejaksaan Agung menuntaskan proses penyidikan kepada sejumlah pejabat Badan Gizi Nasional dalam kasus dugaan korupsi, Rabu, 3 Juni 2026. Para pejabat yang mengenakan rompi merah muda menjadi sasaran kemarahan wartawan saat digelandang ke mobil tahanan.
Momen ini terjadi ketika para mantan pejabat BGN, yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya keluar dari kantor Kejaksaan Agung usai menjalani pemeriksaan. Saat digelandang menuju mobil tahanan, ratusan wartawan yang sejak pagi menunggu hasil pemeriksaan melampiaskan kekesalan kepada mereka.
Tersangka yang pertama kali keluar dan dimasukkan ke mobil tahanan adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana. Pria berkepala plontos yang kerap menghiasi layar kaca dan media sosial dalam program Makan Bergizi Gratis ini tampak mengenakan rompi merah muda dan tangan diborgol.
Kali ini langkahnya gontai. Tak nampak senyum lebarnya yang menjadi ciri khas sekaligus mengundang kekesalan netijen. Wajahnya terlihat kelelahan usai menjalani pemeriksaan yang cukup panjang. Tak ada satupun kata yang keluar dari mulutnya hingga masuk ke mobil tahanan.
Nasib “sial” dialami Lodewyk Pusung, mantan Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan saat keluar dari kantor kejaksaan. Dengan tangan diborgol, purnawirawan Angkatan Darat ini terlihat goyah saat berjalan.
Saat hendak naik ke dalam mobil, sejumlah wartawan meneriakinya dengan kata “maling” dan “anj#ng”. Namun Lodewyk yang terlihat pasrah tak menanggapi teriakan itu dan bergegas masuk ke dalam mobil tahanan.
Wajah lemas juga terlihat dari mantan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya. Sama seperti koleganya, tak sepatah pun ia sampaikan saat digelandang dengan tangan diborgol.
Penulis: Hari Tri Wasono




