Poin Penting:
- KPK Pastikan Tidak Ada OTT di Blitar
- Rumor Kedatangan KPK Picu Spekulasi di Masyarakat
- KPK Gelar Sosialisasi Tertutup di Pemkab Blitar
Bacaini.ID, BLITAR – Kedatangan KPK ke Blitar, Jawa Timur, memicu rumor spekulasi adanya operasi tangkap tangan (OTT). Namun, Jubir KPK Budi Prasetyo memastikan kabar tersebut tidak benar dan menegaskan agenda KPK hanya terkait sosialisasi pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.
Baca Juga:
Rumor OTT KPK di Kota Blitar santer terdengar pada Senin malam (4/5/2026) menyusul informasi kedatangan KPK ke Blitar. Spekulasi tersebut berkembang sejak sore hingga tengah malam. Jadi pergunjingan di masyarakat hingga berbagai stake holder di WA grup dan media sosial.
Sementara dari pantauan di sejumlah tempat penting di Kota Blitar indikasi yang menguatkan adanya OTT KPK tidak terlihat. Semua berjalan normal seperti biasa. Jubir KPK Budi Prasetyo memastikan tidak ada operasi tangkap tangan (OTT) di Blitar. Yang ada hanya sosialisasi pencegahan korupsi di Kabupaten Blitar.
“Tidak ada informasi tersebut ya. Buat temen-temen yang tanya kabar OTT di Blitar/Jatim, tidak ada ya,” tulis Jubir KPK Budi Prasetyo menjawab wartawan yang mencoba mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut Senin malam (4/5/2026).
Sosialisasi Pencegahan Korupsi di Pemkab Blitar
KPK menggelar sosialisasi pencegahan korupsi di Kabupaten Blitar Selasa (5/5/2026). Seluruh level pimpinan daerah di Kabupaten Blitar mulai eksekutif hingga legislatif dikumpulkan di Kantor Pemkab Blitar Ruang Candi Penataran, Lantai 3.
Sosialisasi berlangsung tertutup dengan menerapkan protokol keamanan informasi secara ketat. Informasi yang dihimpun, seluruh peserta yang masuk ke ruangan dilarang membawa telepon selular (ponsel) dan perangkat elektronik lain.
Diungkapkan Ansori Baidlowi, anggota DPRD Kabupaten Blitar, mereka yang dikumpulkan untuk mendapat sosialisasi KPK termasuk unsur pimpinan legislatif.
“Benar, KPK menemui Bupati, Wakil Bupati, seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah), bahkan kami dari DPRD yang menerima undangan juga hadir di Kankab,” ungkap Ansori kepada wartawan.
Ansori juga mengatakan seluruh peserta tidak diperbolehkan membawa ponsel ke dalam ruangan. Sebelum masuk ruangan sosialisasi semua diminta menanggalkan ponsel masing-masing.
Informasi yang berkembang sekitar 1-2 hari ini KPK memang tengah melakukan sosialisasi pencegahan korupsi bagi eksekutif dan legislatif di Kabupaten Blitar.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Solichan Arif





