Poin Penting:
- Tren wisata bunga liar meningkat seiring pembatasan kunjungan di Jepang dan Belanda akibat overtourism
- Destinasi alternatif seperti Namaqualand, Jerte Valley, dan Valley of Flowers menawarkan keindahan padang bunga yang tak kalah spektakuler
- Setiap lokasi memiliki waktu kunjungan terbaik berbeda yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan pengalaman maksimal
Bacaini.ID, KEDIRI – Tren wildflower tourism atau wisata bunga liar semakin diminati wisatawan dunia. Selama ini Jepang dan Belanda menjadi tujuan utama berkat keindahan bunga sakura dan tulip. Namun, lonjakan wisatawan memicu pembatasan kunjungan karena kekhawatiran terhadap kelestarian ekosistem, sehingga para pelancong kini mulai mencari alternatif destinasi padang bunga lain yang tak kalah memukau.
Baca Juga:
Over tourism membuat para traveller dan pecinta wisata padang bunga mencari alternatif negara-negara lain yang menawarkan pariwisata padang bunga tak kalah indah. Berikut rekomendasi destinasi di dunia yang menawarkan wildflower tourism dan waktu terbaik untuk mengunjunginya, dikutip dari Euro News:
Namaqualand, Afrika Selatan dan Namibia
Namaqualand terbagi oleh Sungai Orange menjadi Namaqualand Kecil yang ada di Afrika Selatan, dan Namaqualand Besar yang ada di Namibia. Tempat ini merupakan wilayah gersang yang terkenal dengan fenomena musim semi-nya yang mengubah gurun berubah menjadi hamparan padang bunga liar berwarna-warni.
Baca Juga:
- Musik Linkin Park hingga Taylor Swift Jadi Pereda Stres, Ini Hasil Studinya
- Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda
Saat musim semi, ribuan spesies bunga, terutama bunga daisy oranye dan kuning menutupi lanskap yang biasanya gersang. Lokasi utama yang biasa dikunjungi wisatawan adalah taman Nasional Namaqua, Afrika Selatan.
Waktu terbaik untuk mengunjungi Namaqua adalah pertengahan Agustus hingga Oktober, antara jam 10.30 pagi hingga 4 sore.
Jerte Valley, Spanyol
Jerte valley atau lembah Jerte dianggap yang paling sempurna untuk menggantikan wisata bunga sakura di Jepang. Terletak di wilayah Extremadura, Spanyol, tempat ini terkenal karena pemandangan indah terutama pohon ceri saat bunganya bermekaran.
Musim mekar bunga ceri menjadi momen yang paling dinantikan dan menjadi daya tarik utama. Sekitar satu hingga dua juta pohon ceri mekar bersamaan, mengubah seluruh lembah menjadi hamparan seperti salju oleh bunga-bunga ceri.
Tak hanya itu, Lembah Jerte juga menawarkan pemandangan pegunungan yang indah, air tejun dan kolam-kolam alami batu sungai yang disebut Los Pilones. Waktu terbaik untuk mengunjunginya adalah akhir Maret untuk menikmati pemandangan bunga ceri secara utuh, hingga Juni saat ceri mulai bisa dipetik.
Valley of Flowers, India
Destinasi wisata padang bunga unggulan lainnya adalah Valley of Flowers atau Lembah Bunga di India. Tempat ini merupakan Situs Warisan Dunia di Uttarakhand, India. Lembah Bunga memiliki lebih dari 600 spesies bunga, termasuk spesies pegunungan langka dan terancam punah seperti bunga lili kobra dan bunga Poppy Biru Himalaya.
Lembah Bunga terkenal dengan padang rumput bunga alpine endemik yang mekar secara spektakuler selama musim hujan, menciptakan padang bunga warna-warni dengan latar belakang pegunungan Himalaya yang megah.
Waktu terbaik untuk mengunjungi Lembah Bunga adalah pada puncak mekar antara pertengahan Juli hingga pertengahan Agustus. Sementara untuk pemandangan pegunungan yang cerah, bulan September hingga Oktober sangat disarankan. Untuk mencapai lokasi, dibutuhkan pendakian yang ramah untuk pemula dengan kondisi sehat sekitar 10-15 kilometer.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif





