Bacaini.ID, KOREA SELATAN – Angkatan Udara Korea Selatan (AU Korsel) akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas insiden tabrakan dua jet tempur F-15K saat latihan formasi di dekat Daegu pada Desember 2021.
Dikutip dari The Guardian, dalam pernyataan resminya dalam konferensi pers pada Rabu (22/4) waktu setempat, juru bicara AU Korsel menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas insiden tersebut.
Permintaan maaf akhirnya disampaikan oleh AU Korsel setelah Dewan Audit dan Inspeksi Korea Selatan merilis hasil investigasi terbaru. Dalam laporan disebutkan, manuver tak terencana demi pengambilan gambar pribadi menjadi penyebab utama tabrakan dua jet tempur F-15K.
Salah satu pilot pendamping mencoba mengabadikan momen penerbangan terakhirnya bersama unit, dengan merekam gambar. Ia melakukan manuver tajam dengan menanjak dan memiringkan pessawat tanpa aba-aba atau izin, untuk mendapatkan sudut pengambilan gambar yang ia anggap bagus.
Sementara itu, pilot lain juga merekam video dari pesawat utama. Saat jarak kedua jet semakin dekat, kedua pilot sempat mencoba menghindar, namun bagian ekor jet pendamping menghantam sayap jet utama hingga sebabkan kerusakan yang signifikan.
Total kerugian akibat insiden ini mencapai sekitar 880 juta Won atau setara Rp10,3 miliar. Insiden ini tidak menimbulkan korban, dua pilot dilaporkan selamat.
Dewan Audit menyimpulkan bahwa pilot pendamping menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas insiden tersebut. Mereka juga menyoroti lemahnya pengawasan AU terhadap aktivitas perekaman selama penerbangan saat itu.
Sebagai konsekuensi, pilot yang terlibat telah dicopot dari tugas penerbangan, dikenai sanksi disiplin berat, dan kemudian keluar dari dinas militer. Selain itu juga diwajibkan menaggung sebagian biaya perbaikan pesawat.
Pasca insiden, AU Korea Selatan menyatakan telah memperketat aturan keselamatan, termasuk larangan dan pengawasan ketat terhadap aktivitas perekaman selama penerbangan, guna mencegah insiden serupa terulang.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif





