• Login
Bacaini.id
Friday, April 3, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

BPS Rilis Inflasi Maret 2026, TPID Kota Kediri Perkuat Pengendalian Stok dan Distribusi Pangan

ditulis oleh Redaksi
1 April 2026 19:14
Durasi baca: 3 menit

Bacaini.ID, KEDIRI – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri secara resmi merilis Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) dan capaian inflasi Kota Kediri periode Maret 2026. Rilis tersebut disampaikan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (1/4). Kepala BPS Kota Kediri, Emil Wahyudiono menyampaikan bahwa di bulan Maret 2026, Kota Kediri mengalami inflasi tahunan (year on year/y-on-y) sebesar 4,03 persen dengan nilai IHK mencapai 110,41. Sementara itu, inflasi bulanan (month to month/m-to-m) tercatat sebesar 0,41 persen.

Menurut Emil, terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi dinamika harga pada Maret 2026. Di antaranya adalah penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi yang mulai berlaku sejak 1 Maret 2026. Selain itu, kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas pangan, seperti cabai merah yang terus meningkat disepanjang bulan. Permintaan komoditas pangan juga mengalami peningkatan terutama selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Komoditas seperti daging ayam ras, telur ayam ras dan daging sapi mengalami kenaikan harga seiring meningkatnya permintaan masyarakat. Di sektor transportasi, terjadi kenaikan tarif angkutan udara, angkutan antar kota dan kendaraan travel. Berbeda dengan tarif kereta api yang justru mengalami penurunan. Sementara itu, harga emas perhiasan juga tercatat mengalami penurunan di sepanjang bulan Maret sebagai dampak kondisi perekonomian global serta konflik geopolitik yang masih berlangsung.

Lebih lanjut, Emil menyebutkan beberapa komoditas yang dominan memberikan andil inflasi month to month (m-to-m). Antara lain daging ayam ras yang menjadi komoditas penyumbang utama inflasi dengan andil sebesar 0,07 persen dan tingkat inflasi komoditas mencapai 3,56 persen. Selanjutnya bensin dan angkutan antar kota yang masing-masing menyumbang 0,04 persen; ayam goreng sebesar 0,03 persen; tomat, kangkung dan daging sapi masing-masing memberikan andil sebesar 0,02 persen. Sementara beras, bayam, Sigaret Kretek Mesin (SKM), jagung manis, alpukat, jeruk, donat, bawang merah, serta tarif kendaraan travel masing-masing menyumbang 0,01 persen. Sedangkan komoditas penahan inflasi bulan Maret diantaranya cabai rawit sebesar -0,03 persen, tarif kereta api, bawang putih dan minyak goreng sebesar -0,01 persen.

Memasuki April 2026, Emil memberikan sejumlah catatan dan rekomendasi kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri. Ia menekankan pentingnya menjaga ketersediaan stok dan kelancaran distribusi komoditas pangan pasca perayaan Idul Fitri khususnya untuk komoditas beras, daging ayam ras dan telur ayam ras. “Operasional SPPG MBG juga perlu diperhatikan karena diperkirakan dapat mempengaruhi permintaan pasar seiring kembali normalnya kegiatan belajar mengajar setelah bulan Ramadan,” ujarnya.

Penyesuaian harga BBM non subsidi juga diperkirakan masih berlanjut akibat dinamika harga minyak dunia yang erat kaitannya dengan kondisi geopolitik global. Di sisi lain, harga emas secara global diperkirakan masih berpotensi mengalami penurunan sebagai dampak geopolitik yang masih terjadi. Sementara tarif angkutan antar kota, kereta api dan angkutan udara diperkirakan akan kembali normal setelah berakhirnya periode Idul Fitri.

Sementara dihubungi secara terpisah (02/04), Bambang Tri Lasmono, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian selaku sekretaris TPID Kota Kediri menyampaikan bahwa pada bulan Maret terjadi deflasi pada komoditas cabe rawit sebesar 0,03%, dimana pada bulan sebelumnya mengalami inflasi sebesar 0,32%. Hal ini dampak dari beberapa upaya yang sudah dilaksanakan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri, seperti Operasi Pasar Murni, Gerakan Pangan Murah, sidak ketersediaan bahan pangan, serta koordinasi ke beberapa petani dan penjual sehingga harga cabai rawit dapat normal kembali. Selain komoditas cabai rawit hal ini juga berdampak kepada stabilitas harga komoditas bahan pangan lainnya. Kedepan diharapkan harga komoditas bahan pokok masih tetap stabil ditengah kondisi geopolitik Internasional yang tidak menentu yang berdampak pada kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) dunia sehingga berpotensi menjadi penyumbang inflasi” pungkasnya.

Ia menghimbau agar masyarakat senantiasa berbelanja bijak sesuai kebutuhan dan tidak panic buying. Pemerintah akan terus berusaha untuk menjaga ketersediaan pasokan komoditas serta kestabilan harga.

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Evakuasi korban kecelakaan bus di Jombang

Kesaksian Penumpang Saat Bus Restu Terguling di Tol Jombang

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan bus Restu di Tol Jombang-Mojokerto

Terguling di Tol Jombang, Bus Restu Angkut 35 Penumpang, Evakuasi Korban Berlangsung

Foto Marie Thomas dokter perempuan pertama Indonesia

Lebih Dekat dengan Marie Thomas, Dokter Pertama Indonesia yang Menginspirasi

  • Petugas mengevakuasi korban kecelakaan bus Restu di Tol Jombang-Mojokerto

    Terguling di Tol Jombang, Bus Restu Angkut 35 Penumpang, Evakuasi Korban Berlangsung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muscab PKB Blitar Penuh Kejutan, Nasa Barcelona Tantang Gus Tamim di Bursa Ketua DPC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada Apa dengan Wawali Blitar Elim Tyu Samba? Absen di Hari Jadi ke-120 Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In