Bacaini.ID, JOMBANG — Sebanyak 3.300 santri Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur mulai mudik bareng pada Rabu (11/3/2026).
Ribuan santri diberangkatkan oleh 78 unit bus untuk menuju ke berbagai daerah di Pulau Jawa, Sumatra, dan NTB. Para santri akan libur selama 3 minggu.
Baca Juga:
- 5 Rekomendasi Ponpes Tebuireng Jombang Untuk Pemerintahan Prabowo
- Puluhan Santri di Indonesia Bersaing di Bisantren 2025 Jombang
Dari pantauan di lapangan, puluhan bus sejak pagi meninggalkan area parkir makam Gus Dur untuk menuju gerbang tol Trans Jawa.
Mudik bareng ini dilepas oleh para pengasuh Ponpes Tebu Ireng. Terlihat KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) dan KH Fahmi Amrullah Hadzik.
Haidar, salah satu santri asal Bojonegoro, mengungkapkan kegembiraannya atas libur panjang lebaran. Haidar bersekolah di SMP A Wahid Hasyim Tebuireng.
“Tanggal 4 April Kembali ke pesantren. Libur selama 3 minggu,” tuturnya.
Pengasuh Ponpes Tebuireng Gus Kikin mengatakan, libur ini untuk memberi kesempatan bagi santri untuk menjaga hubungan dengan keluarga sekaligus menerapkan nilai-nilai yang diajarkan di pesantren.
Gus Kikin juga berharap para santri dapat menjaga tata krama dan adab selama liburan dan dapat menerapkannya di lingkungan masyarakat.
“Pesan-pesan seperti itu sudah kita sampaikan kepada santri yang pulang kampung,” katanya.
Menurut Gus Kikin, jumlah santri Tebuireng yang terlibat dalam mudik bareng kali ini mencapai 3.300 orang dari total 9.000 santri di pesantren.
Para santri akan kembali ke pesantren pada 4 April 2026 setelah menikmati liburan selama 3 minggu.
Penulis: Syailendra
Editor: Solichan Arif





